Luncurkan Online Trading, Kim Eng Bidik 10 Ribu Nasabah Baru

Luncurkan Online Trading, Kim Eng Bidik 10 Ribu Nasabah Baru

- detikFinance
Rabu, 20 Jan 2010 14:52 WIB
Luncurkan Online Trading, Kim Eng Bidik 10 Ribu Nasabah Baru
Jakarta - PT Kim Eng Securities (ZP) menargetkan jumlah nasabah baru sebanyak 10 ribu nasabah dengan meluncurkan fasilitas online trading berbasis website. Produk ini dinamakan KE Trade.

"Kalau perkiraan kami, penambahan jumlah nasabah baru dari online trading sekitar 10 ribu nasabah baru," ujar VP Business Development King Eng, Hendra Julius S Martono dalam peluncuran KE Trade di Pacific Place, SCBD, Jakarta, Rabu (20/1/2010).

Saat ini jumlah nasabah Kim Eng ada sekitar 7 ribu nasabah. Dari jumlah tersebut, ujar Hendra, nasabah yang aktif transaksi harian sebanyak 4 ribu nasabah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kim Eng lebih dikenal dengan broker yang kuat di nasabah institusi. Dengan produk ini, kita ingin meningkatkan porsi nasabah ritel," ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Hendra, nasabah individual Kim Eng jauh lebih banyak ketimbang nasabah institusi. Namun aktivitas transaksi nasabah individual Kim Eng dinilai olehnya masih jauh lebih kecil ketimbang nasabah institusi.

"Dengan produk ini, kita ingin agar nasabah invidual dan ritel bisa lebih aktif transaksi, sehingga nilai transaksinya pun meningkat," ujarnya.

Produk online trading Kim Eng atau yang disebut sebagai KE Trade ini sedikit berbeda dengan fasilitas online trading yang dimiliki sekuritas lain. Biasanya, fasilitas online trading harus dioperasikan dengan software yang diberikan sekuritas.

"Kalau online trading kita tidak perlu software. Jadi ini web based, nasabah bisa langsung membuka fasilitas ini dari website melalui internet explorer. Jadi nasabah bisa langsung bertransaksi di mana saja, selama ada koneksi dan internet explorer," ujarnya.

Fitur-fitur yang dihadirkan KE Trade pun lebih powerful, karena KE Trade menampilkan indikator-indikator transaksi yang lebih mudah untuk melakukan analisa pasar.

"Dengan fitur-fitur ini, nasabah bisa lebih mudah membaca dan menganalisa pergerakan pasar dan saham individual tanpa harus melakukan penghitungan sendiri. Itu kita hadirkan dalam satu layar," ujarnya.

Selain itu, Kim Eng juga sedang melakukan riset untuk meluncurkan fasilitas transaksi melalui ponsel, seperti melalui produk Blackberry. "Masih dalam pengembangan, mungkin sekitar Juni 2010 sudah bisa diluncurkan," ujarnya.


(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads