"Pembelinya adalah Preskom Bank Panin," ujar sumber detikFinance, Rabu (20/1/2010).
Sumber tersebut mengatakan, transaksi pembelian ini dilakukan atas inisiatif pribadi, bukan melalui institusi yang dipimpinnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, ketika dikonfirmasi, Direktur Utama Bali Securities Daniek Tribuana enggan membeberkan pembeli Bali Securities. Ia hanya mengatakan kalau pembelinya berasal dari pihak perbankan.
"Nggak etis kalau saya sebut, tapi pembelinya adalah seorang bankir dari bank swasta besar. Tapi dia membeli secara individual untuk bisnisnya sendiri," ujarnya.
Sementara Direktur Utama PT Bank Permata Tbk (BNLI) David Martin Fletcher mengatakan nilai transaksi jual beli 98,39% saham Bali Securities sekitar Rp 40-45 miliar.
Hal itu juga dibenarkan oleh Daniek. "Ada hitung-hitungannya, ini supaya nggak salah paham. Tapi ya boleh dikatakan sekitar Rp 45 miliar," ujar Daniek.
BNLI telah melepas 34.425 sahamnya atau sekitar 98,39% saham di PT Bali Securities dengan tujuan fokus pada bisnis perbankan.
(dro/qom)











































