Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Jumat, 22 Jan 2010 09:19 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Saham US melemah dan menghapus kenaikan Dow Jones pada tahun 2010 ini seiringdengan pengajuan proposal dari pihak gedung putih untuk mengurangi pengambilan risiko pada perbankan dan disebabkan juga oleh adanya kekhawatiran Cina akan mengambil lebih banyak langkah untuk memperlambat pertumbuhan ekonomi.


JPMorgan Chase & Co. dan Bank of America Corp. mengalami penurunan lebih dari 6% dan memimpin indeks keuangan S&P ke penurunan terbesarnya sejak Oktober. Exxon Mobil Corp. -2%, Freeport-McMoran Copper & Gold Inc. -8.7% setelah harga minyak dan logam juga melemah.

Indeks S&P 500 (-1.9%) 1,116.48 dan Dow Jones (-2%) 10,389.88. Kekhawatiran atas rencana presiden Barack Obama untuk perubahan pada perbankan dan rencana Cina menutupi laba yang diperoleh Ebay Inc, Starbucks Corp., dan Xerox Corp.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Regional Pagi: Bursa saham Jepang mengalami penurunan terbesar dalam 2 bulan menyusul pelemahan pada bursa asing setelah pengajuan White House yang melarang perbankan untuk berinvestasi di hedge fund, memicu pelemahan pada saham-saham AS, dolar dan komoditas.


Bursa Australia juga melemah dipimpin oleh BHP Billiton, ANZ Banking Group dan Commonwealth Bank. Nikkei 225 (-1.2%) 10,740, S&P/ASX200 (-0.95%) 4,781, Kospi (-0.98%) 1,705, STI (-1.6%) 2,806

Commodity: Harga emas turun ke level tiga minggu terendah akibat adanya spekulasi dolar akan memperpanjang rallynya dan akan berdampak pada permintaan logam. Kemarin euro melemah ke level lima bulan terendahnya terhadap dolar. Emas untuk pengiriman Februari -0.8% menjadi $1,103.20/ounce, Crude Oil (-0.5%) $75.7/bbl, Gold (+0.1%) $1.095/oz, CPO (-1.2%) 2.437 RM/MT, Nickel (+0.8%) $18.945/MT, Tin (-0.1%) $17.750/MT.

Economic & Industrial News

Economic: Depkeu Emisi 4 Seri Obligasi

Pemerintah menargetkan pembiayaan dari pasar domestik sebesar Rp5 T melalui penerbitan 4 jenis obligasi berdenominasi rupiah pada 26 Januari 2010. Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Depkeu menjelaskan keempat jenis obligasi rupiah yang akan diterbitkan pada tahap ketiga adalah seri SPN20110113, FR0031, FR0040 dan FR0050. Setiap seri obligasi reopening itu mempunyai nilai nominal per unit Rp1 juta.

Economic: Revisi Belanja Dorong Laju Ekonomi

Bappenas memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan mampu mencapai 6% pada tahun ini menyusul rencana penambahan belanja dalam APBN-P. Wakil Menteri Negara Bappenas mengatakan faktor yang dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi tidak hanya dari sisi belanja pemerintah, tetapi juga perbaikan kondisi pasar dan ekonomi dunia.

Banking: BI: 4 Bank Alami Kerugian Sekitar Rp 5 Miliar

Bank Indonesia (BI) mencatat potensi kerugian material nasabah perbankan akibat pembobolan dana lewat ATM meningkat dari jumlah sebelumnya Rp 4,1 miliar. Sampai dengan hari ini jumlah potensi kerugian dari 4 bank mencapai Rp 5 miliar.

General: Tips Bertransaksi Aman di ATM

Berikut tips yang dijelaskan Kepala Divisi Operasional PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) Triyana.


  1. Pastikan saat memasuki mesin ATM tidak ada orang dibelakang, atau tidak ada yang membututi.
  2. Pastikan tidak ada kamera yang mencurigakan di dalam ruangan mesin ATM.
  3. Pastikan lubang tempat memasukan kartu tidak ada tonjolan. Jika ternyata ada, besar kemungkinan itu adalah reader yang dipasang sindakat untuk mencuri data dan PIN nasabah yang bersangkutan.
  4. Langkah bijak lain adalah ganti sesering mungkin angka unik atau PIN yang dimiliki nasabah.

Corporate news

MPPA: Berpeluang Dijual

Manajemen PT Matahari Putra Prima Tbk membuka peluang menjual aset Matahari Departemen Store (MDS) kepada peritel Jepang, setelah merestrukturisasi dan mengalihkan aset kepada PT Matahari Department Store Tbk. Matahari Putra menuntaskan restrukturisasi kepemilikan MDS kepada PT Pacific Utama Tbk yang kini berubah nama menjadi PT Matahari Department Store Tbk pada Desember 2009 setelah mengambilalih aset department store melalui transfer kepemilikan sebanyak 90,76% saham.

UNTR: Penjualan Alat Berat Tahun Lalu Anjlok 28,40%

Selama 2009, penjualan alat berat UNTR tercatat sebanyak 3.111 unit, turun 28,40% dari penjualan tahun 2008 yang mencapai 4.345 unit. Namun, pencapaian tersebut masih lebih baik dari prediksi perusahaan yang memperkirakan penjualan alat berat 2009 hanya sebanyak 2.400 unit.

HEXA: Cetak Pendapatan US$237 Juta

PT Hexindo Adiperkasa Tbk membukukan pendapatan US$237 juta hingga akhir Desember 2009. Angka itu mencapai 76,45% dari target pendapatan akhir buku Maret 2010. Sebagian pendapatan etrsebut masih disumbnag dari penjualan alat berat. Hexindo telah menjual 1.100 unit alat berat atau sekitar 78,57% dari target.

DOID: Delta Dunia Gandeng Darma Henwa Garap Tambang

DOID melalui anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma) telah menandatangani Head of Agreements (HoA) dengan DEWA. Dalam perjanjian ini, BUMA bertindak sebagai sub kontraktor dari operasi DEWA. Namun, HoA ini bersifat penjajakan dan masih dalam tahap awal. Hingga perjanjian dinilai tidak mengikat dan belum ada kepastian tentang syarat dan nilai kontraknya.

TRUB: Kantongi Proyek US$20 Juta

PT Alam Manungal Engineering Tbk (TRUB) melalui anak usahanya, PT Truba Jaya Engineering mangantongi proyek senilai US$20,05 juta sepanjang Januari 2010. Proyek tersebut diperoleh dari PTJurong Engineering Lestari dan Sumitomo Corporation. Truba akan mengerjakan proyek kelistrikan senilai US$5,5 juta dari Jurong Engineering dan PLTU miliki Sumitomo sebesar US$14,55 juta.

AKRA : Rencana Right Issue Disetujui Pemegang Saham

Pemegang saham PT AKR Corporindo menyetujui rencana perseroan untuk menerbitkan saham baru pada Januari ini untuk ekspansi tahun ini. Perseroan akan menerbitkan 627.6 juta saham baru dengan harga Rp860 ada 28 Januari mendatang.

ELTY: Bakrie Toll Obligasi Rp1 Triliun

Anak usaha ELTY, PT Bakrie Toll Road (BTR), telah mengajukan peryataan pendaftaran emisi obligasi senilai Rp500 miliar-Rp1 triliun kepada Bapepam-LK. Untuk mengembangkan jalan tol, tahun ini perseroan membutuhkan dana sekitar Rp1,5 triliun. Dana tersebut bakal digunakan untuk membiayai dua proyek tol yang proses konstruksinya sudah dimulai, yakni ruas tol trans Jabar dan ruas tol Pejagan-Pemalang.

PGAS: KPK tahan direktur PGAS

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Direktur Umum dan SDM PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) Joko Pramono terkait kasus dugaan korupsi pungutan uang proyek pembangunan jaringan pipa distribusi gas dan atau penyuapan ke sejumlah anggota DPR RI.

Rumor

Harga saham PT Bank Bumi Arta (BNBA) berpeluang menembus harga bukunya sebesar Rp178 dalam waktu dekat. Kabar yang beredar dipasar mengenai negosiasi pembelian saham perseroan oleh investor asal Eropa akan menjadi momentum kenaikan harga BNBA. Selain itu salah satu bank BUMN juga berniat menawar saham perseroan untuk memperkuat bisnis kredit mikro dan UMKM

Harga saham BLTA dikabarkan bakal diangkat menuju level Rp850-1.000 dalam jangka pendek maupun menengah. Perseroan disebut-sebut segera menuntaskan akuisisi Camilo Etizen (CECO). Keberhasilan perusahaan memperoleh kontrak pengangkutan semen dan migas, serta pembelian kapal bakal berdampak positif.

Technical Picks

  • BBRI (7900) – SELL
  • JSMR (1820) – SELL
  • SGRO (2900) – SELL
  • BISI (1570) – BUY.



(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads