Menurut Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah, anak usahanya tersebut akan menjadi cikal bakal layanan E-Health atau layanan elektronik berbasis layanan kesehatan.
"Sudah ada satu yang deal. Hari ini kita signing CSPA (conditional Sales Purchase Agreement). Ini cikal bakal layanan E-Health," katanya di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (22/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rinaldi menambahkan, rencana akuisisi yang dilakukan Telkom tidak akan berhenti sampai disitu tahun ini, masih ada sekitar dua perusahaan yang bergerak di jasa Teknologi dan Informasi (TI) yang akan dicaplok.
Perseroan sudah menganggarkan dana sebesar US$ 1 juta khusus untuk akuisisi tahun ini. Menurut Rinaldi, dana itu akan diambil dari belanja modal alias capital expenditure (capex) tahun ini yang mencapai US$ 2 miliar.
"Masih ada 2 yang dilirik. Kita inginnya mayoritas juga disitu," ujarnya.
Ia menambahkan, Telkom tidak akan terlalu aktif dalam melakukan akuisisi perusahaan provider, dan akan fokus ke perusahaan TI. "Kita pasif saja. Kalau ada (provider) yang beri penawaran baru kita kejar," ungkapnya.
(ang/qom)











































