Merosot, IHSG Bertahan di Level 2.600

Merosot, IHSG Bertahan di Level 2.600

- detikFinance
Jumat, 22 Jan 2010 16:15 WIB
Merosot, IHSG Bertahan di Level 2.600
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam namun masih mampu bertahan di level 2.600. IHSG juga berhasil memperkecil kemerosotannya.

Mengawali perdagangan, IHSG langsung anjlok tajam di bawah level 2.600, merespons pelemahan bursa-bursa regional akibat jatuhnya bursa Wall Street.

Bursa-bursa regional merosot akibat pengetatan kredit di China dan juga rencana Presiden Obama untuk melarang bank memiliki hedge fund. Rencana Obama tersebut langsung membuat saham-saham perbankan merosot karena dikhawatirkan bisa menggerus laba bank. Lini hedge fund selama ini merupakan salah satu tambang laba perbankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG dibuka pada level 2.602,211 dan sempat merosot jauh hingga 2.580,168. Kemerosotan IHSG terjadi beriringan dengan jatuhnya bursa-bursa Asia lainnya.

Dan pada perdagangan Jumat (22/1/2010), IHSG akhirnya ditutup merosot 28,042 poin (1,06%) ke level 2.610,340. Indeks LQ 45 juga melemah 6,466 poin (1,25%) ke level 511,947.

Bursa-bursa regional berjatuhan.

  • Indeks Hang Seng merosot 136,49 poin (0,65%) ke level 20.726,18.
  • Indeks Komposit Shanghai juga turun 30,27 poin (0,96%) ke level 3.128,59.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 277,86 poin (2,56%) ke level 10.590,55.

Bursa Eropa juga dibuka langsung melemah dengan indeks DAX 30 melemah 0,19%, CAC 40 Paris turun 0,56%, indeks FTSE 100 turun 0,13%.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 80.553 kali pada volume 4.079 juta lembar saham senilai Rp 4,356 triliun. Sebanyak 54 saham naik, 101 saham turun dan 74 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif di jajaran top gainer antara lain Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 menjadi Rp 8.100, BTN (BBTN) naik Rp 10 menjadi Rp 1.030, Indika Energy (INDY) naik Rp 25 menjadi Rp 2.575.

Sedangkan saham-saham paling aktif di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.450 menjadi Rp 33.800, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.700 menjadi Rp 31.700, United Tractor (UNTR) turun Rp 400 menjadi Rp 31.700, PTBA turun Rp 500 menjadi RP 17.200, Indocement (INTP) turun Rp 300 menjadi Rp 13.400.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads