Sempat menguat di awal pekan, IHSG mengalami kemerosotan besar pada akhir pekan. Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
- Senin (18/1/2010), IHSG turun 4,542 poin (0,17%) ke level 2.642,548.
- Selasa (19/1/2010), IHSG naik 23,523 poin (0,89%) ke level 2.666,071.
- Rabu (20/1/2010), IHSG menguat tipis 1,195 poin (0,04%) ke level 2.667,226.
- Kamis (21/1/2010), IHSG anjlok 28,884 poin (1,08%) ke level 2.638,382.
- Jumat (22/1/2010), IHSG merosot 28,042 poin (1,06%) ke level 2.610,340.
Sentimen negatif kembali merundung pergerakan IHSG pada awal pekan ini. Jatuhnya bursa Wall Street pada Jumat (22/1/2010) akhir pekan lalu akan menjadi sentimen negatif yang mengganjal pergerakan IHSG pada pekan ini. Investor patut mewaspadai rontoknya lagi saham-saham finansial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Jepang pun langsung mengekor kejatuhan bursa Wall Street. Indeks Nikkei-225 pada perdagangan Senin (25/1/2010) dibuka langsung merosot hingga 112,24 poin (1,06%) ke level 10.478,31.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG pada perdagangan Jumat pekan lalu bergerak melemah -1,06% pada 2.610,340. Melemahnya indeks mengikuti gerak bursa regional yang melemah menyusul kebijakan Pemerintah Obama yang melarang perbankan AS berinvestasi di hedge fund, serta langkah perbankan China yang menaikkan GWM. Kedua kebijakan dari 2 negara adidaya ini memberikan kekhawatiran pelaku pasar akan keluarnya likuiditas dari pasar saham untuk beberapa saat.
Sementara untuk awal pekan ini kami memproyeksikan indeks tekanan indeks akan mulai menurun. Keberhasilan bertahan diatas level 2.600 menambah kepercayaan investor. Kisaran support-resistance hari ini 2.580-2.630.
(qom/qom)











































