Wall Street Terangkat Dukungan Bernanke

Wall Street Terangkat Dukungan Bernanke

- detikFinance
Selasa, 26 Jan 2010 06:58 WIB
Wall Street Terangkat Dukungan Bernanke
New York - Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke kemungkinan akan menduduki jabatannya untuk kedua kalinya. Dukungan yang kuat dari Senat AS untuk merestui Bernanke membuat pasar mulai optimistis.

Bernanke dinilai publik AS cukup berhasil dalam mengawal perekonomian AS melewati masa krisis terburuk sejak era Great Depression. Sehingga pengangkatannya kembali diharapkan bisa semakin memuluskan perekonomian AS.

"(Kabar Bernanke) jelas memicu penguatan hari ini. Digabungkan dengan fakta bahwa sudah terjadi penurunan hingga 600 poin, maka kita pun menghadapi penguatan saham," ujar Stephen Massocca, managing director Wedbush Morgan seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Senin (25/1/2010), indeks Dow Jones menguat tipis 23,88 poin (0,23%) ke level 10.196,86. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 5,02 poin (0,46%) ke level 1.096,78 dan Nasdaq menguat 5,51 poin (0,25%) ke level 2.210,80.

Senat AS kemungkinan besar akan menyetujui nominasi Bernanke, setelah Gedung Putih menegaskan peranan Bernanke dalam krisis finansial sangat signifikan.

Saham-saham teknologi menjadi penopang utama kenaikan Dow Jones, seperti IBM yang naik 0,5%, Hewlett-Packard Co naik 1,6%.

Namun sentimen positif itu terpangkas oleh data penjualan rumah jadi yang tercatat turun hampir 17% selama Desember. Joe Naroff, ekonom dari Naroff Economic Advisors mengatakan, laporan itu cukup mengejutkan namun masih tetap menunjukkan bahwa perekonomian dan pasar perumahan masih rentan.

"Laporan ini juga menjelaskan bahwa ketika sektor perumahan keluar dari unit perawatan, sektor ini belum siap untuk meninggalkan rumah sakit," ujarnya seperti dikutip dari AFP.

Perdangan berjalan cukup moderat dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 1,05 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 2,18 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,18 miliar, di atas rata-rata tahun lalu sebanyak 1,63 miliar.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads