Pada perdagangan Senin (25/1/2010), IHSG ditutup turun 12,480 poin (0,47%) ke level 2.597,860. Indeks LQ 45 turun 3,643 poin (0,71%) ke level 508,304.
Pergerakan rebound IHSG diprediksi akan terjadi pada Selasa (26/1/2010) ini. Kenaikan peringkat Indonesia plus rebound bursa-bursa utama dunia diharapkan bisa mengangkat kembali IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Senin (25/1/2010), indeks Dow Jones menguat tipis 23,88 poin (0,23%) ke level 10.196,86. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 5,02 poin (0,46%) ke level 1.096,78 dan Nasdaq menguat 5,51 poin (0,25%) ke level 2.210,80.
Bursa Tokyo yang kemarin sempat merosot hingga 1% juga ikut rebound. Indeks Nikkei-225 dibuka hanya terkoreksi tipis 6,54 poin (0,06%) ke level 10.506,15.
Berikut rekomendasi saham untuk hari:
eTrading Securities:
Indeks pada perdagangan hari ini masih akan bergerak flat pada kisaran 2,580 – 2,615. Setelah kemarin indeks mengalami tekanan jual yang cukup besar dengan foreign sell (penjualan investor asing) mencapai Rp 1,1 Triliun yang menekan indeks jatuh 12,5 poin (0.48%) ke level 2,597,86. Pemodal dapat mencermari saham ELTY, DEWA dan PGAS.
Panin Sekuritas:
Dampak dari kebijakan bank sentral China memperketat kredit, rencana Presiden Obama yang melarang perbankan AS melakukan investasi melalui hedge fund, serta penantian akan hasi The Fed meeting mendorong bursa regional bergerak melemah kemarin. IHSG sendiri ditutup melemah -0,47% pada 2.597,860. Perdagangan diwarnai oleh aksi jual investor asing pada asham bluechip ditengah minimnya sentimen positif. Sementara hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas. Kisaran support-resistance 2.566-2.620.
Optima Sekuritas:
Jatuhnya bursa regional menjadi pemicu sell off saham blue-chip seperti TLKM, UNVR, BDMN, BBCA sehingga indeks terkoreksi 12 poin ke level 2.597. Investor asing masih terus jualan sehingga net sell Rp 459 miliar meskipun tidak sebesar akhir pekan lalu. Dalam kondisi yang bearish sebaiknya investor mengakumulasi saham yang cepat rebound ketika ketika pasar kembali ke fase bullish. Sentimen regional dan rupiah masih menjadi momentum bagi bursa untuk bergerak. Selanjutnya level harian IHSG diperkirakan di 2.560-2.610.
(qom/qom)











































