Intel Corp. (+2.1%) atas spekulasi bahwa produsen terbesar pembuat chip tersebut akan memperoleh keuntungan besar karena para konsumen dan perusahaan akan mengganti komputer yang baru. AK Steel Holding Corp. (+5.4%) atas estimasi keuntungan dari analis dan prediksi atas harga baja yang lebih tinggi. Standard & Poor's (+0.5%) ke 1,096.78, Dow Jones (+0.2%) ke 10,196.86.
Regional Pagi: Saham-saham Asia bergerak fluktuatif seiring penguatan pada harga tembaga, minyak, dan emas yang mendorong produsen komoditas, menutupi pelemahan yang terjadi pada perusahaan telekomunikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, bursa Korea Selatan melemah setelah keluarnya data pertumbuhan ekonomi yang mengecewakan. Sementara, bursa Australia tutup untuk merayakan hari libur nasional. Nikkei 225 (+0.2%) 10,528, Kospi (-0.3%) 1,670, STI (+0.1%) 2,814
Commodity: Minyak mentah mengalami perubahan sedikit di atas $75 / barel setelah mencapai titik terendah dalam sebulan dikarenakan reboundnya saham-saham US dan melemahnya nilai tukar US dollar membuat para investor mengalihkan portofolionya untuk membeli komoditas.
Harga minyak (+1%) dan harga saham juga melanjutkan rallynya setelah Ben S Bernanke diperkirakan akan tetap menjabat posisinya saat ini sebagai Federal reserve Chairman. Hal ini juga mempengaruhi harga minyak setelah laporan penjualan rumah US jatuh di luar perkiraan yang akhirnya gagal membuat harga minyak diperdagangkan di kisaran $74 / barel. Minyak untuk pengiriman Maret diperdagangkan pada harga 75.16 / barel. Crude Oil (-0.2%) $75.1/bbl, Gold (+0.3%) $1.101/oz, CPO (+1.2%) 2.461 RM/MT, Nickel (-0.8%) $18.155/MT, Ton (+0.7%) $17.900/MT.
Economic & Industrial News
Economic: Pemulihan Ekonomi Dongkrak Penerimaan Pajak 2010
Dirjen Pajak optimistis kontribusi penerimaan pajak dari wajib pajak (WP) besar, baik badan maupun perorangan akan meningkat pesat pada tahun ini seiring pemulihan kondisi ekonomi. Kepala Kanwil Ditjen Pajak WP Besar mengungkapkan tahun ini institusinya diberikan target setoran Rp241 T atau naik 1,7%dibandingkan dengan target tahun lalu Rp237 T.
Economic: Fitch Naikkan Peringkat RI ke 'BB+'
Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings menaikkan peringkat utang Indonesia dari 'BB' ke 'BB+'. Outlook untuk peringkat ini tetap 'stabil'. Kenaikan peringkat Indonesia itu adalah untuk peringkat utang jangka penjang dalam mata uang asing dan rupiah. Fitch juga menaikkan peringkat Country Ceiling Indonesia dari 'BB+' menjadi 'BBB' dan mempertahankan peringkat utang jangka pendek pada 'B'.
Economic: Cadangan Devisa Hampir US$ 70 Miliar
Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa pada Jumat pekan lalu (22/1) hampir mendekati angka US$ 70 miliar. Kenaikan devisa terdorong oleh surplus neraca pembayaran dan neraca modal. Adapun penyumbang cadangan devisa terbesar masih didominasi aliran dana dari utang luar negeri pemerintah.
Economic : Inflasi Januari Diprediksi Capai 0,6%
Inflasi Januari 2010 diprediksi akan mencapai 0,6 persen. Tingginya angka inflasi bulan ini dibandingkan sebelumnya lebih disebabkan karena naiknya harga beras. Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan bahwa fluktuasi harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dalam tiga minggu pertama Januari 2010 tidaklah perlu terlalu dikhawatirkan akan berpengaruh banyak terhadap inflasi. Sebab, kenaikan beberapa bahan pokok yang cenderung naik tajam, diimbangi dengan penurunan beberapa bahan pokok lainnya. Menurutnya jika pemerintah melakukan operasi pasar untuk beras mungkin akan sedikit meredam. Sedangkan mengenai impor gula yang telah masuk pasar juga akan meredam lonjakan harga.
Corporate news
AALI: Penjualan CPO Naik 8,8%
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) tahun lalu mencetak volume penjualan minayk sawit mentah (CPO) sebanyak 1,056 juta ton, naik 8,8% dibandingkan 2008 sebanayak 970 ribu ton. Perseroan mengungkapkan, meski volume penjualan naik, harga jual rata-rata CPO Astra Agro turun 15,7% dari 7.221 per kg. Harga jual kernel perseroan juga turun menjadi Rp2.586 per kg dengan volume penjualan menurun 8% menjadi 151 ribu ton dibandingkan 2008 sebanyak 164 ribu ton.
BBNI: Lunasi Pinjaman US$ 200 Juta
BNI melunasi utang valasnya pada akhir tahun lalu sebesar US$ 200 juta yang dipinjamnya dari Wachovia Bank dan Standard Chartered Bank. Pelunasan disebabkan posisi dana valas perseroan saat ini yang mencapai angka tertinggi yakni US$ 2,1 miliar.
SMGR: Penjualan Naik Tipis
Penjualan konsolidasi SMGR sepanjang 2009 hanya naik 0,6% dari 17,65 juta ton menjadi 17,76 juta ton. Tipisnya kenaikan penjualan terjadi akibat volume ekspor perseroan merosot 38,6% dari 1 juta ton menjadi 616,46 ribu ton. Volume ekpsor turun akibat pelemahan permintaan semen di pasar internasional serta terganggunya produksi anak usahanya, yaitu PT Semen Padang. Sedangkan penjualan semen perseroan untuk pasar domestik tumbuh 2,9% dari 16,65 juta ton menajdi 17,14 juta ton.
BNBR: Tunjuk CS dan Nomura
BNBR telah menunjuk Credit Suisse (CS) dan Nomura Securities untuk menjadi pengatur dan penjamin emisi surat utang yang terkait dengan saham US$ 150-200 juta. Rencananya, surat utang itu akan digunakan untuk membiayai kembali utang dan investasi, dan diterbitkan pada Februari hingga Maret tahun ini.
ANTM: Produksi Feronikel Antam Naik 30%
ANTM menargetkan volume produksi feronikel tahun ini meningkat dari prediksi 14.000 ton tahun 2009 menjadi 19.000 ton atau naik 30%. Kenaikan produksi itu disebabkan BUMN tambang ter sebut telah melakukan optimalisasi pabrik pengolahan feronikel unit III (FeNI III) di Pomala, Sulawesi Tenggara.
MPPA: Tambah 150 Gerai dalam 15 Tahun
MPPA menargetkan penambahan jumlah gerai Matahari Department Store sebanyak 150 gerai dalam 15 tahun ke depan. Perseroan mengincar pendapatan Rp 15,5 triliun di 2010.
IPO: Benakat Raih Sertifikasi Global
PT Benakat Petroleum Energy Tbk melalui anak usahanya yang bergerak pada bidang rekayasa, pengadaan, dan konstruksi meraih sertifikasi ISO 9001:2008, ISO 14001:2004, dan OHSAS 18001:2007. Penghargaan ini sebagai bentuk kepedulian dan komitmen perseroan terhadap karyawan, masyarakat, lingkungan dan segenap pemangku kepentingan. Perseroan berencana melangsungkan IPO saham dengan target dana Rp800 miliar-Rp1 triliun. Benakat akan melepas 11,5 miliar unit saham kepada publik.
Earning Watch
BSDE: Laba Bersih Naik 38%
Hingga akhir 2009, laba bersih BSDE mencapai Rp 309 miliar, naik 38% dibandingkan tahun 2008 yang sebesar Rp 223 miliar. Kenaikan ditopang oleh penjualan produk bermargin tinggi dan efisiensi beban usaha.
Rumor
Harga saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) disebut-sebut bakal diangkat menuju Rp500-600 dalam waktu dekat. IPO saham PP dengan harga Rp560 per unit menuju menjadi momentum penguatan harga ADHI. Selain itu, kenaikan laba bersih 47,2% dari Rp81,48 miliar menjadi Rp120 miliar sepanjang 2009 bakal berdampak positif.
Harga saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berpeluang menuju Rp200 dalam jangka pendek maupun menengah. Kabar yang beredar di pasar menyebutkan bahwa China Invetsment Corporation (CIC) berminat membeli saham perseroan. Rencana tersebut sebagai upaya CIC memperkuat ekspansinya ke sektor pertambangan di Indonesia.
Technical Picks
- BBCA (4.800) – BUY on Weakness
- PGAS (3.800) – BUY
- CPIN (2.225) – Speculative BUY
- UNTR (16.650) – Speculative BUY.
(etr/qom)











































