"Bursa akan panggil mereka dalam minggu ini," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito di kantornya, SCBD, Jakarta Selesa (26/1/2010).
Ia menjelaskan, sampai saat ini otoritas bursa hanya menelaah penjelasan perseroan dalam keterbukaan yang dipublikasikan Senin (25/1/2010) kemarin. Namun, BEI membutuhkan penjelasan secara rinci berkenaan dengan transaksi yang dilakukan, termasuk soal pembentukan perusahaan patungan dengan CVC Capital Partners bernama MAC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dirinya menegaskan, selama transaksi tersebut mempunyai nilai dan dapat bermanfaat bagi pemegang saham maka itu bisa saja dilakukan. "Tapi kan itu juga harus menunggu RUPS," tutur Eddy.
Saat ini komposisi kepemilikan saham LPPF adalah MPPA sebanyak 2.648.220.000 saham (90,76%), Pacific Asia Holding Ltd sebanyak 211.203.500 (7,24%) dan sisanya sebanyak 58.494.580 saham (2%) milik publik.
Dalam penjelasannya kepada publik, MAC menyatakan akan mengambil alih seluruh kepemilikan saham MPPA dan Pacific Asia sebanyak 2.859.423.500 saham (98%) pada harga Rp 2.705,33 per saham. Total nilai akuisisi ini mencapai Rp 7,735 triliun.
Setelah akuisisi ini, komposisi pemegang saham LPPF akan menjadi MAC sebesar 98% dan publik 2%. Oleh sebab itu, MAC memiliki kewajiban melakukan tender offer atas sisa 2% saham publik LPPF. Hingga saat ini, MAC belum mengumumkan harga tender offer.
Â
Â
(wep/dro)











































