Koordinator nasabah Antaboga Z.Siput yang hadir dalam rapat tersebut, sempat emosi dan berteriak kepada pimpinan Pansus saat akan menyerahkan buku bukti-bukti yang dibuat para nasbah korban Antaboga.
"Kami sudah bosan main-main sama semua itu, ada apa di BI sampai melindungi Robert Tantular padahal dia rampok. Dari dulu sampai sekarang BI pengawasannya sangat lemah," ujar Siput dengan emosi sambil menyerahkan buku merah berisi bukti-bukti dari nasabah Bank Century korban Antaboga saat rapat dengan Pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2010).
Siput mengatakan, para nasabah Bank Century korban Antaboga sudah mengirim surat kepada Presiden SBY namun tidak pernah ada jawaban yang disampaikan oleh Presiden."Kita minta agar kasus ini segera selesai dan uang kami kembali, karena kami sudah capek," tandasnya.
Dalam rapat tersebut, Siput mengatakan sampai saat ini sudah ada korban Antaboga yang meninggal akibat uangnya tidak kembali.
Setelah mendengar keterangan nasabah, Pansus Century rencananya akan melakukan rapat internal untuk membuat kesimpulan sementara hasil penyelidikan kasus Bank Century pada malam ini.
(dnl/qom)











































