Dilanda Profit Taking, Indeks Merosot 9,776 Poin

Dilanda Profit Taking, Indeks Merosot 9,776 Poin

- detikFinance
Kamis, 22 Apr 2004 16:23 WIB
Jakarta - Pada penutupan perdagangan Kamis (22/4/2004), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) turun 9,776 poin pada level 804,407. Menurunnya indeks karena dilanda aksi ambil untung (profit taking) setelah selama dua hari berturut-turut indeks melonjak tajam.Indeks LQ-45 yang terdiri dari 45 saham yang paling aktif diperdagangkan turun 2,641 poin pada level 175,595, Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,706 poin pada level 135,472, Indeks Papan Utama (MBX) turun 3,615 poin pada level 217,142 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) turun 0,597 poin pada level 185,086.Perdagangan di pasar reguler mencatat frekuensi transaksi sebanyak 15.045 kali pada volume 2,950 juta lot saham senilai Rp 743,315 miliar. Sebanyak 53 saham naik, 72 saham turun dan 263 saham lainnya tidak mengalami perubahan alias stagnan.Saham-saham yang mengalami penurunan harga tertingi (top loser) di antaranya Telkom (TLKM) turun Rp 350 menjadi Rp 8.150, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 menjadi Rp 14.250, Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 4.425, Bank BCA (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 3.925, Bank BRI (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 1.850 dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 25 menjadi Rp 2.025.Sedangkan saham-saham yang mencetak kenaikan harga tertinggi (top gainer) antara lain HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 225 menjadi Rp 5.200, Ramayana Artha Lestari (RALS) naik Rp 200 menjadi Rp 5.200, Astra Internasional (ASII) naik Rp 100 menjadi Rp 6.050, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 50 menjadi Rp 10.050 serta Matahari Putra Prima (MPPA) naik Rp 25 menjadi Rp 700.Aksi profit taking investor, terutama pada saham Telkom, membuat indeks turun signifikan. Namun demikian, indeks masih bertahan di level psikologis 800-an. Analis menilai aksi profit taking ini merupakan hal yang biasa setelah indeks selama dua hari mengalami kenaikan cukup tinggi. (ani/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads