Mengawali perdagangan, IHSG langsung menguat dan sempat mendekati level 2.600 tepatnya di 2.594,246. Namun IHSG terus merosot dan sempat berada di titik terendahnya di 2.554,882.
Pada perdagangan Rabu (27/1/2010), IHSG ditutup melemah 13,861 poin (0,54%) ke level 2.564,554. Indeks LQ 45 juga melemah 3,248 poin (0,64%) ke level 500,587.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Komposit Shanghai melemah 32,79 poin (1,09%) ke level 2.986,61.
- Indeks Hang Seng melemah 76,26 poin (0,38%) ke level 20.033,07.
- Indeks Nikkei-225 melemah 73,20 poin (0,71%) ke level 10.252,08.
- Indeks Straits Times melemah 25,84 poin (0,94%) ke level 2.714,49.
- Indeks Seoul melemah 11,86 poin (0,72%) ke level 1.625,48.
Perdagangan berjalan sangat lambat, dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 70.357 kali pada volume 3.480 juta lembar saham senilai Rp 3,443 triliun. Sebanyak 49 saham naik, 116 saham turun dan 73 saham stagnan.
Saham-saham yang melemah harganya di top loser antara lain Indocement (INTP) turun Rp 500 menjadi Rp 12.800, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 450 menjadi Rp 16.450, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 menjadi Rp 2.475, London Sumatera Indonesia (LSIP) turun Rp 200 menjadi Rp 8.400.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.050 menjadi Rp 31.950, Astra International (ASII) naik Rp 500 menjadi Rp 34.350, United Tractor (UNTR) naik Rp 50 menjadi Rp 16.750, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 200 menjadi Rp 23.500.
(qom/qom)











































