Wells Fargo & Co. dan Bank of America Corp. memimpin perusahaan keuangan dalam kenaikan indeks Standard & Poor's 500 diantara 10 sektor industri lainnya. Apple (+0.9%). Boeing Co. and Gilead Sciences Inc. mengalami kenaikan dalam penghasilan kuartal 4 yang berada di atas ekspektasi para analis. Berkshire Hathaway Inc. (+4.9%) setelah bergabung dalam indeks Standard & poor's. Indeks Standard & Poor's (+0.5%) ke 1.097,5. Indeks Dow Jones Industrial Average (+0.4%) ke 10.236,16.
Regional Pagi: Bursa saham Australia dibuka menguat pada sesi hari Kamis ini, yang disebabkan oleh meningkatnya tambang yang mengambilalih pelemahan pada saham energy. Lihir Gold Ltd. (+0.3%) Newcrest (+1.4%) Westpac Banking Corp. (+0.1%) dan Macquarie Group Ltd (-0.7%), (-0.7%). Westfield Group Australia (+2.5%). Bursa saham Jepang dibuka menguat pada Kamis pagi, yang didukung oleh pertumbuhan manufaktur menyusul penurunan indeks yang benchmark hampir 6% selama empat sesi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commodity: Minyak mentah diperdagangkan mendekati titik terendah dalam 5 minggu setelah pemerintah menunjukkan hasil persediaan untuk bahan bakar bensin meningkat di titik tertinggi selama 22 bulan di US . Minyak mengalami penurunan pada perdagangan kemarin setelah Depertemen Energi memberikan pernyataan bahwa supply untuk bahan bakar bensin naik 1,99 juta barel menjadi 229,4 juta barel minggu lalu. Minyak mentah (0.6%) untuk pengiriman bulan maret diperdagangkan pada harga $ 74.08/ barel. Crude Oil (+0.6%) $74.08/bbl, Gold (+0.3%) $1.091oz, CPO (-1.5%) 2,425 RM/MT, Nickel (unc) $18.195/MT, Tin (-0.7%) $17.850/MT.
Economic & Industrial News
Economic: IMF Naikkan Prediksi Laju Ekonomi RI
Dana Moneter Internasional (IMF) menilai kasus Bank Century tidak akan memiliki dampak buruk terhadap perekonomian Indonesia pada tahun ini yang diproyeksikan 5,5% atau naik dari prediksi sebelumnya 4,8% PDB. Menurut Division Chief IMF untuk Asia Pasifik, dampak politis seperti kasus Bank Century tidak perlu dispekulasikan secara berlebihan karena faktor itu diyakini tidak akan mengganggu prospek perekonomian Indonesia.
Economic: Penjualan Sukuk Ritel Capai Rp2 T
Penjualan surat berharga syariah negara (SBSN/sukuk) ritel hingga hari ketiga telah mencapai Rp2,05 T, mendekati target indikatif yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp3 T. Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu menyatakan optimistis penjualan surat berharga syariah negara ritel seri 02 (SR-002) melebihi target indikatif.
Property: Asing boleh memiliki properti 70 tahun
Tak lama lagi permintaan hunian dari warga negara asing boleh jadi akan naik karena salah satu poin yang direvisi dari PP No.41 Tahun 1996 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing adalah mengenai pemerintah yang akan memperpanjang masa hak pakai rumah atau hunian oleh asing dari sebelumnya hanya 25 tahun menjadi 70 tahun.
Banking: Fitch Naikkan Peringkat 8 Bank
Fitch Ratings menaikkan peringkat 8 bank nasional Indonesia dari BB ke BB+. Kenaikan peringkat tersebut membuat perbankan optimistis untuk menerbitkan obligasi dengan kupon bunga yang lebih baik dari peringkat sebelumnya. Delapan bank tersebut yaitu:
1. PT Bank Mandiri Tbk
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)
3. PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
4. PT Bank International Indonesia Tbk (BII)
5. PT Bank CIMB Niaga Tbk
6. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
7. PT Bank OCBC NISP Tbk
8. PT Bank UOB Buana.
Corporate news
ISAT: Rombak Direksi
Hari ini, direksi PT Indosat Tbk (ISAT) akan dirombak karena kinerja menajemen yang tidak menggembirakan pemegang saham.
TLKM: Raih Pinjaman US$300 Juta
PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), meraih fasilitas pinjaman senilai US$300 juta dari Export Kredit Namden (EKN), lembaga pembiayaan ekspor dari pemerintah Swedia. Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai pengadaan perangkat telekomunikasi dari Ericsson Swedia.
MPPA: Siap Lunasi Obligasi US$200 Juta
PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) siap mempercepat pelunasan obligasi US$200 Juta yang jatuh tempo pada 2012 setelah menjual mayoritas sahamnya di PT Matahari Department Store Tbk (MDS). Perusahaan pemeringkat Standard & Poor's (S&P) dan Moody's Investors Service berencana menurunkan peringkat Matahari Putra dan surat utangnya dari posisi sekarang masing-masing B1 dan B+.
ADHI: Adhi Karya Rights Issue 4Q
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menargetkan pelaksanaan rights issue Rp 600 miliar pada 4Q. Rencana tersebut merupakan kelanjutan dari proses yang telah tertunda 3 tahun lalu, yang disebabkan krisis finansial 2008 yang menekan harga saham perseroan.
ADHI: Incar Kontrak Rp 14,8 Triliun
ADHI mengincar total kontrak hingga Rp 14,8 triliun sepanjang 2010. Sebesar Rp 9 triliun merupakan kontrak baru, dan sisanya kontrak bawaan (carry over) 2009. Direktur Utama Adhi Karya Bambang Triwibowo mengatakan, ADHI akan menggenjot kontrak melalui pengerjaan pembangkit listrik (power plant), rekayasa engineering (electrical procurement construction/EPC), bangunan bertingkat (high rise building), jalan tol, dermaga, dan pelabuhan.
BBTN: Optimistis Laba Tumbuh 50% ]
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) optimistis laba perusahaan tumbuh sebesar 50% tahun ini. Untuk itu, perseroan akan mengoptimalkan penyaluran kredit yang diharapkan naik 22%. Per September 2009, laba bersih perusahaan mencapai Rp319 miliar. Perusahaan menargetkan laba bersih dapat mencapai Rp485 miliar pada 2009. BTN memperkirakan akselerasi penyaluran kredit pemilikan rumah bersubsidi akan terus meningkat pascapelepasan saham perdana ke publik pada Desember 2009.
ADRO: Targetkan Produksi Batubara 45 Juta Ton
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) berencana meningkatkan produksinya. Perseroan menargetkan
produksi batubara tahun ini bisa mencapai 45 juta ton. Kenaikan produksi tersebut bakal mengerek pendapatan emiten ini sekitar 10%-15% pada tahun ini.
MEDC: Gas Donggi-Senoro Tetap Untuk Ekspor
Kesepakatan Gas Sales Agreement (GSA) antara PT Pertamina dan MEDC dengan PT Donggi Senoro LNG yang telah diteken pada 22 Januari 2009 telah mengunci komitmen ekspor gas. Sebagian besar gas Donggi-Senoro yaitu sebesar 335 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) tetap akan diperuntukkan bagi pasar ekspor.
IPO: Benakat Energy Tawarkan Harga Saham Rp 120-140
Harga saham perdana PT Benakat Petroleum Energy Tbk dipatok pada level Rp 120-140 per saham. Adapun target dana yang diincar sebesar Rp 1,38 triliun hingga Rp 1,61 triliun. Dana hasil IPO akan digunakan untuk menambah penyertaan kepemilikan kepada anak usaha.
Rumor
Harga saham PT Bank Agroniaga Tbk (AGRO) berpeluang menuju Rp200 dalam jangka pendek maupun menengah. Saham perseroan sedang diincar oleh beberapa mitra strategis
PT Apac Citra Centertex Tbk (MYTX) dikabarkan bakal mendiversifikasi usahanya ke sektor perkebunan kelapa sawit tahun ini. Perseroan disebut-sebut tengah menyiapkan sumber daya manusia dan rencana akuisisi lahan sawit di Sumatera Selatan. Rencana tersebut akan dijadikan momentum oleh beberapa pihak untuk mengerek MYTX menuju kisaran Rp80-100.
Corporate Action
Hari ini (28/1), cum date (RG & NG) rights issue AKR Corporindo Tbk (AKRA), ratio 1(new) : 5(old)
Technical Picks
- SMGR (7800) – SELL
- UNTR (16750) – Trading BUY
- ITMG (31950) – HOLD
- PTBA (16450) – Trading BUY.
(etr/qom)











































