Akusisi 23% Bank Buana oleh OUB Selesai Mei 2004
Jumat, 23 Apr 2004 13:16 WIB
Jakarta - Akusisi 23 persen saham PT Bank Buana Indonesia Tbk (BBIA) oleh bank Singapura Overseas Union Bank (OUB) diperkirakan baru bisa selesai pada akhir Mei 2004. Namun demikian dana pembelian saham OUB itu tak masuk ke perseroan melainkan masuk ke pemegang saham, PT Sari Dasa Karsa. "Penjualan jual beli saham, antara pemegang saham dengan OUB. Jadi dananya tak masuk ke perseroan," kata Dirut Bank Buana Jimmy Kurniawan Laihad di kantor Bank Buana, Jakarta, Jumat (24/4/2004).Menurutnya hingga saat ini OUB masih melakukan due diligence sejak dua minggu. Namun ia menolak menyubutkan berapa harga saham yang dibeli OUB dengan alasan masih dalam tahap uji tuntas. Meski dana pembelian OUB tak masuk ke perseroan, namun Jimmy berharap OUB ke depan bisa memasukkan tambahan modal. "Kita berharap mereka bisa melakukan penambahan modal, bisa lewat right issue atau lainnya," tukasnya. Menurut Jimmy masuknya PUB diperkirakan akan berjangka panjang, sama dengan masuknya International Finance Corporation (IFC) yang saat ini memiliki 6,72 persen saham Bank Buana. Sementara Sari Dasa Karsa saat ini sebelum sahamnya dibeli OUB memiliki saham sebesar 55,45 persen, sedang sisanya milik PT Makindo Tbk 5,97 persen, publik 30,56 persen dan individu 1,29 persen. Sementara Direktur Bank Buana Pardi Kendy mengatakan masuknya OUB memberikan nilai strategis bagi perusahaan, baik dari sisi jangkauan maupun skala ekonomi. Saat ini menurutnya Bank Buana dikenal dalam transaksi perdagangannya. Dengan masuknya OUB diharapkan kedua bank bisa saling melengkapi dalam masing-masing perdagangan produknya serta meningkat size bank Buana dari menengah menjadi besar."KIta juga berharap aspek ke pasar internasional dengan masuknya OUB jadi lebih mudah," katanya.
(nit/)











































