Bank Buana Bagikan Sisa Dividen Rp 24,4 Miliar
Jumat, 23 Apr 2004 13:45 WIB
Jakarta - PT Bank Buana Indonesia Tbk akan memberikan sisa dividen tunai sebesar Rp 4,88 per saham, dengan total dividen Rp 24,4 miliar. Sebelumnya, Bank Buana telah membagikan dividen interim sebesar Rp 42,1 miliar pada November 2003.Sementara, keseluruhan dividen tunai untuk tahun buku 2003 sebesar Rp 66,5 miliar atau 30 persen dari laba bersih tahun 2003 yang mencapai Rp 221,85 miliar. Dividen tunai sebesar Rp 66,5 miliar tersebut mencakup dividen tunai pada November 2003 dan sisa dividen yagn akan dibayarkan kepada pemegang saham.Demikian diungkapkan Direktur Utama Bank Buana, Jimmy Kurniawan Laihad, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di kantor pusat Bank Buana, Jl. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (23/4/2004).Jimmy menjelaskan, pendapatan bunga tahun 2003 turun sebesar Rp 168,04 miliar menjadi Rp 1,559 triliun, dibanding pendapatan bunga tahun 2002 yang mencapai Rp 1,727 triliun. Sementara, laba bersih tahun 2003 juga mengalami penurunan dari Rp 251,248 miliar di tahun 2002 menjadi Rp 221,852 miliar. "Turunnya pendapatan bunga dan laba bersih karena terkait dengan turunnya pendapatan dari bunga SBI," ungkap Jimmy.Sedangkan, Direktur Bank Buana Pardi Kendy mengatakan, perseroan saat ini menargetkan bisa menjadi bank nasional sesuai ketentuan Arsitektur Perbankan Indonesia yang ditetapkan Bank Indonesia. Untuk mencapai syarat tersebut, Bank Buana kini berupaya meningkatkan modal menjadi Rp 10 triliun dari modal saat ini sebesar Rp 1,4 triliun.Menurut dia, salah satu upaya untuk menjadi bank nasional tersebut adalah dengan mengakuisisi bank sejenis atau perusahaan pembiayaan. Namun Pardi menolak menyebutkan bank atau perusahaan pembiayaan mana yang sudah didekati Bank Buana. "Kita masih terus mencari. Dananya sebagian besar merupakan dana internal," ujarnya.
(ani/)











































