Pada perdagangan Kamis (28/1/2010), IHSG akhirnya ditutup menguat hingga 55,011 poin (2,15%) ke level 2.619,565. Indeks LQ 45 juga menguat 12,038 poin (2,40%) ke level 512,625. IHSG mencetak penguatan paling besar di Asia.k
Namun sentimen negatif kembali menyapa pergerakan IHSG pada Jumat (29/1/2010) ini. Pelemahan bursa-bursa utama dunia diprediksi akan kembali menyeret IHSG ke teritori negatif.
Bursa Wall Street kemarin merosot tajam setelah Motorola dan Qualcomm mengeluarkan outlook yang mengecewakan. Sentimen negatif masih ditambah oleh kekhawatiran seputar kemampuan Yunani menyelesaikan utang-utangnya yang dikhawatirkan bisa berdampak ke negara lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa Jepang pun langsung mengekor pelemahan Wall Street. Indeks Nikkei-225 dibuka langsung surut 106,24 poin (1,02%) ke level 10.308,05.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
IHSG mengalami Rebound pada hari Kamis (28/01), hal ini disebabkan oleh aksi beli investor yang memburu saham-saham murah akibat koreksi tajam selama 5 hari kebelakang. Secara teknikal, hal ini juga membuktikan level 2545 sebagai Support Uptrend yang kuat bagi IHSG. IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan Rebound pada Jumat (29/01) dengan Trading Range 2545 - 2650. Saham-saham yang dapat dijadikan pilihan adalah UNTR, PGAS, DOID, dan LSIP.
Panin Sekuritas:
Reboundnya bursa regional serta relatif terkendalinya aksi demo berdampak positif bagi pergerakan IHSG kemarin. Indeks ditutup menguat +2,15% pada level 2.619,565. Terlihat saham bluechip mulai bergerak menguat (rebound) setelah beberapa hari tertekan. Hari ini kami perkirakan reboundnya indeks berpeluang untuk berlanjut. Kekhawatiran investor akan dampak kebijakan bank sentral China terlihat mulai mereda. Hari ini kisaran support-resistance 2.596-2.638.
Optima Sekuritas:
Menguatnya bursa regional dan demontrasi yang berjalan damai menjadi sentimen positif bagi IHSG sehingga menguat 2% ke level 2.619. Kondisi yang sudah oversold setelah terkoreksi beberapa hari ikut mendorong indeks mengalami tehnikal rebound. Seiring dengan penguatan bursa, saham-saham bluechip bakal kembali menjadi buruan investor. IHSG masih berpeluang menguat menggunakan momentum reversal di level 2.580-2.640.
(qom/qom)











































