BCA Dongkrak IHSG di Atas Level 2.600

BCA Dongkrak IHSG di Atas Level 2.600

- detikFinance
Jumat, 29 Jan 2010 16:13 WIB
BCA Dongkrak IHSG di Atas Level 2.600
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup di atas level 2.600, hanya mengalami koreksi 8 poin karena terangkat oleh kenaikan tajam saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

IHSG dibuka turun hingga sempat menyentuh level 2.569,266. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG terus bertahan di zona negatif. Hampir seluruh saham-saham berkapitalisasi besar mengalami koreksi cukup dalam.

Rentang pergerakan IHSG hari ini antara 2.569,266 hingga 2.619,261. Tipisnya nilai transaksi dengan koreksi cukup besar menunjukkan tekanan jual menguasai lantai perdagangan tanpa adanya daya beli yang mampu mengangkat level IHSG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aktivitas transaksi investor asing mendominasi perdagangan hari ini. Total nilai transaksi investor asing hari ini mencapai Rp 2,182 triliun, terdiri dari transaksi jual asing sebesar Rp 1,171 triliun dan transaksi beli asing sebesar Rp 1,011 triliun. Nilai transaksi jual bersih asing (foreign net sell) tercatat sebesar Rp 160 miliar.

Total nilai transaksi asing tersebut mencapai  67,36% dari total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini sebesar Rp 3,239 triliun.

Aksi jual mendadak kembali melanda bursa-bursa dunia setelah investor-investor di AS khawatir prospek perekonomian dunia di 2010 tidak seperti yang diharapkan, ditambah potensi gagal bayar Yunani.

Koreksi saham-saham tambang, terutama sektor batubara terutama disebabkan adanya kecenderungan penurunan harga batubara seiring dengan segera berakhirnya musim dingin.

Pada perdagangan Jumat (29/1/2010), IHSG turun 8,769 poin (0,33%) ke level 2.610,796. Indeks LQ 45 turun 2,178 poin (0,42%) ke level 510,447.

Sementara nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis ke level 9.365 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.355 per dolar AS.


Bursa-bursa regional Asia anjlok cukup dalam.

  • Indeks Shanghai turun 4,85 poin (0,16%) ke level 2.989,29.
  • Indeks Hang Seng turun 234,38 poin (1,15%) ke level 20.121,99.
  • Indeks Nikkei-225 turun 216,25 poin (2,08%) ke level 10.198,04.
  • Indeks Straits Times turun 9,86 poin (0,36%) ke level 2.749,83.
  • Indeks KOSPI turun 40 poin (2,44%) ke level 1.602,43.
  • Indeks TSEC turun 54,14 poin (0,7%) ke level 7.640,44.


Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 71.207 kali pada volume 3,446 miliar lembar saham senilai Rp 3,239 triliun. Sebanyak 49 saham naik, 131 saham turun dan 73 saham stagnan.

Saham-saham lain yang berada di jajaran top gainer antara lain : Bank Ekonomi (BAEK) naik Rp 300 ke Rp 3.000, Matahari Dept Store (LPPF) naik Rp 275 ke Rp 3.000, BCA (BBCA) naik Rp 125 ke Rp 5.000, Telkom (TLKM) naik Rp 50 ke Rp 9.350.

Sedangkan saham-saham yang berada di jajaran top loser antara lain : Indo Tambang (ITMG) turun Rp 600 ke Rp 31.400, Astra Agro (AALI) turun Rp 450 ke Rp 23.850, United Tractor (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 16.850, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 250 ke Rp 13.500, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 100 ke Rp 17.200, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 ke Rp 2.475.

 
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads