"Dana pinjaman dari bank lokal, Bukopin sebesar US$ 2,8 juta. Jenis kapal chemical 3.500 DWT," kata Direktur Keuangan HITS Permadi di gedung Granadi Jalan HR Rasuna Said Jakarta Jumat (29/1/2010).
Dari total kebutuhan belanja modal tahun 2010 sebesar US$ 5 juta, perseroan juga berencana untuk menambah satu unit lagi Tanker Chemical. Pembelian kembali paling lambat akan dilakukan pada semester II 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal baru ini nantinya dimungkinkan juga untuk mengangkut komoditi metanol, yang dioperasikan anak usaha HITS, PT Humpuss Metanol. Anak usaha dapat memakai kapal tersebut, untuk mengangkut metanol dari pabrik mereka di Bontang ke berbagai negara tujuan ekspor.
"Kita akan ambil porsi untuk angkutan metanol. Akan angkut porsi cargo-cargo metanol ke Thailand, Philipina, Malaisya," jelas Permadi.
Perseroan mengharap akan kembali mendapatan pinjaman dari bank lokal di masa akan datang. "Bank mungkin akan kasih yang lebih besar dari sekarang, jika ini bisa berjalan. Kita sudah mulai dapat green light," paparnya.
Jika kinerja perseroan semakin baik, dengan adanya pengoperasian kapal baru ini, maka pendanaan untuk pembelian kapal baru pun tidak menjadi hambatan. Sampai saat ini sudah ada tiga bank yang berkomitmen dalam pendanaan perseroan, diantaranya Bank ICB Bumiputera, Bank Bukopin dan Bank Muamalat.
Β
Β
(wep/dro)











































