Suspensi itu terkait informasi dari Fitch Ratings terkait dengan penurunan peringkat atas surat berharga yang dikeluarkan anak usaha CPRO, Blue Ocean Resources Pte Ltd.
"Bursa memutuskan menghentikan sementara perdagangan efek CPRO di seluruh pasar terhitung sejak sesi I, perdagangan 1 Februari sampai pengumuman lebih lanjut," demikian pengumuman dari BEI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CPO sebelumnya juga mengumumkan gagal bayar anak usahanya, Blue Ocean senilai US$ 17,9 juta akibat tambak udangnya terkena virus.
Blue Ocean telah menerbitkan obligasi global senilai US$ 325 juta pada 28 Juni 2007. Surat utang tersebut akan jatuh tempo 28 Juni 2012 mendatang. Bunganya yang ditetapkan sebesar 11% per tahun. Sedangkan pembayaran kupon ditetapkan tanggal 28 Juni dan 28 Desember di setiap tahunnya. Obligasi tersebut tercatat di Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST).
Namun akibat serangan virus pada tambak udang miliknya, perseroan gagal membayar bunga obligasi sebesar US$ 17,9 juta pada jatuh tempo yang pada 28 Desember 2009. Dengan serangan virus yang tidak diinginkan dan di luar kontrol perseroan, maka perusahaan pemeringkat Fitch Ratings, menurunkan peringkat obligasi dari CC menjadi C.
Fitch Ratings juga menyatakan kekhawatirannya terhadap status obligasi global CPRO. Menurut Fitch, kas internal CPRO disinyalir tidak mampu memenuhi kewajiban membayar bunga obligasi tersebut. Fitch telah memangkas peringkat obligasi yang dijamin penuh oleh CPRO, jika ternyata kupon yang tidak dibayar saat jatuh tempo. "Kami akan menurunkan peringkatnya satu derajat," jelas Fitch.
(qom/qom)










































