IHSG masih terpuruk dengan penurunan hampir 1% hingga tertekan di bawah level 2.600. Pelemahan IHSH terutama didorong oleh turunnya saham-saham grup Astra.
Pada perdagangan Senin (1/2/2010), IHSG ditutup melemah hingga 23,247 poin (0,89%) ke level 2.587,549. Indeks LQ 45 melemah 5,509 poin (1,08%) ke level 504,938.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Shanghai melemah 47,93 poin (1,60%) ke level 2.941,36.
- Indeks Hang Seng menguat 121,76 poin (0,61%) ke level 20.243,75.
- Indeks Nikkei-225 menguat tipis 6,98 poin (0,07%) ke level 10.205,02.
- Indeks Straits Times melemah tipis 8,89 poin (0,32%) ke level 2.736,46.
- Indeks Seoul menguat 4,01 poin (0,25%) ke level 1.606,44.
Perdagangan berjalan sangat sepi dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar hanya 64.821 kali pada volume 4.529 kali senilai Rp 3,136 triliun. Sebanyak 62 saham naik, 107 saham turun dan 62 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang melemah harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 35.400, PTBA turun Rp 500 menjadi Rp 16.700, Indocement (INTP) turun Rp 450 menjadi Rp 13.050, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 800 menjadi Rp 23.050, United Tractor (UNTR) turun Rp 300 menjadi Rp 16.550.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bumi Resources (BUMI) naik Rp 75 menjadi Rp 2.550, Delta Dunia (DOID) naik Rp 80 menjadi Rp 1.870, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 60 menjadi Rp 1.600, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 24.100, Unilever (UNVR) naik Rp 150 menjadi Rp 11.450.
(qom/qom)











































