Daya Beli Susut, IHSG Gagal Bertahan di Level 2.600

Daya Beli Susut, IHSG Gagal Bertahan di Level 2.600

- detikFinance
Selasa, 02 Feb 2010 12:06 WIB
Daya Beli Susut, IHSG Gagal Bertahan di Level 2.600
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal lagi bertahan di atas level 2.600 pada penutupan perdagangan sesi I hari ini. Penurunan daya beli membuat laju kenaikan IHSG menipis seiring dengan pembalikan arah sejumlah bursa-bursa Asia.

IHSG dibuka naik ke level 2.588,259 dan langsung menanjak tajam hingga menembus level 2.613,673. Kenaikan harga saham-saham tambang menjadi pendorong utama kenaikan IHSG tadi pagi.

Namun di tengah perdagangan, penurunan daya beli pada saham-saham berkapitalisasi besar membuat tekanan jual berhasil memukul mundur laju kenaikan IHSG. Indeks saham sektor pertambangan yang tadi pagi memimpin kenaikan IHSG kini ditutup naik tipis 1,707 poin (0,07%) ke level 2.217,606. Indeks saham perkebunan naik 10,455 poin (0,57%) ke level 1.832,158.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Senin (1/2/2010) sesi I, IHSG ditutup naik tipis 7,227 poin (0,27%) ke level 2.594,776. Indeks LQ 45 juga naik tipis 1,247 poin (0,24%) ke level 506,185.

Bursa-bursa regional bergerak variatif setelah sebagian berbalik arah ke zona negatif.

  • Indeks Komposit Shanghai naik 30,96 poin (1,05%) ke level 2.972,32.
  • Indeks Hang Seng naik 43,56 poin (0,22%) ke level 20.287,31.
  • Indeks Nikkei-225 naik 125,13 poin (1,23%) ke level 10.330,15.
  • Indeks Straits Times turun 3,08 poin (0,11%) ke level 2.733,09.
  • Indeks Komposit Seoul turun 10,75 poin (0,67%) ke level 1.595,69.


Perdagangan berjalan tidak begitu ramai, transaksi di seluruh pasar sebanyak 45.916 kali dengan volume 2,355 miliar lembar saham senilai Rp 1,501 triliun. Sebanyak 95 saham naik, 55 saham turun dan 79 saham stagnan.

Saham-saham yang berada di jajaran top gainer antara lain : Astra International (ASII) naik Rp 550 ke Rp 35.950, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 31.450, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 13.250, Astra Agro (AALI) naik Rp 150 ke Rp 23.200, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 150 ke Rp 13.350, Lonsum (LSIP) naik Rp 100 ke Rp 8.550.

Sedangkan saham-saham yang berada di jajaran top loser antara lain : Mayora Indah (MYOR) turun Rp 125 ke Rp 4.050, Matahari Putra Prima (MPPA) turun Rp 90 ke Rp 1.080, Timah (TINS) turun Rp 75 ke Rp 2.075, Delta Dunia (DOID) turun Rp 60 ke Rp 1.810, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 ke Rp 16.650, Indosat (ISAT) turun Rp 50 ke R[ 5.350.

Β 
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads