Gerak IHSG Masih Fluktuatif

Rekomendasi Saham

Gerak IHSG Masih Fluktuatif

- detikFinance
Rabu, 03 Feb 2010 07:42 WIB
Gerak IHSG Masih Fluktuatif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya ditutup melemah meski sempat perkasa di awal perdagangan. IHSG terus mengekor bursa-bursa regional yang juga berbalik arah ke teritori negatif.

Pada perdagangan Selasa (2/2/2010), IHSG ditutup turun 7,298 poin (0,28%) ke level 2.580,251. Indeks LQ 45 juga turun 1,076 poin (0,21%) ke level 503,862.

Gerak IHSG yang fluktuatif diprediksi akan berlanjut pada perdagangan Rabu (3/2/2010) ini. Meski tekanan jual masih membayangi, namun potensi penguatan IHSG masih ada berkat dorongan penguatan bursa-bursa utama dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara bursa Wall Street ditutup menguat berkat data penjualan rumah yang melebihi ekspektasi plus laporan keuangan sejumlah perusahaan yang cukup menggembirakan. Hal itu semakin mengukuhkan keyakinan pemulihan ekonomi terus berjalan.

Pada perdagangan Selasa (2/2/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 111,32 poin (1,09%) ke level 10.296,85. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 14,13 poin (1,30%) ke level 1.103,32 dan Nasdaq menguat 18,86 poin (0,87%) ke level 2.190,06.

Bursa Tokyo juga langsung bergerak menguat, dengan Indeks Nikkei-225 dibuka menguat 57,03 poin (0,55%) ke level 10.418,12. 
 
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
 
eTrading Securities:

 
Pada perdagangan Selasa (02/02/2010) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu mempertahankan kenaikannya. Hal ini seiring dengan melemahnya perdagangan bursa-bursa di Asia. IHSG pada awal perdagangan menguat 26 poin, secara perlahan bergerak menurun dan akhirnya ditutup pada posisi minus 7.3 poin. Investor asing masih memperlihatkan aksi beli pada IHSG dengan total nilai transaksi beli bersih sebesar Rp117 miliar. Saham-saham yang menjadi penopang IHSG antara lain ASII, INTP, dan BDMN. Untuk perdagangan esok, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 2.549 - 2.641.
 
Panin Sekuritas:
 
IHSG gagal mempertahankan kenaikan yang terjadi pada sesi 1, sehingga akhirnya kembali ditutup melemah dalam perdagangan kemarin. Minimnya sentimen positif dari bursa regional dan dalam negeri membuat kenaikan indeks cenderung tertahan. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak fluktuatif. Meski tekanan jual masih membayangi pergerakan indeks, akan tetapi terdapat peluang untuk mengakumulasi kembali saham unggulan yang sudah oversold. IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.559-2.620.
 
Optima Sekuritas:
 
IHSG gagal  bertahan di teritori positif sehingga melemah tipis 7 poin ke level 2.580 akibat tekanan saham BBCA, BUMI, dan PGAS. Investor masih wait & see selama dua hari ini di indikasikan nilai transaksi yang tipis berkisar Rp 2.3 triliun. Pelaku pasar sepertinya masih menunggu konfirmasi dari Dow Jones untuk break di level 10.260. Selanjutnya, perjalanan IHSG masih rentan koreksi dengan  kisaran 2.550-2.610.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads