BES Mulai Perdagangkan Indeks Dow Jones

BES Mulai Perdagangkan Indeks Dow Jones

- detikFinance
Selasa, 27 Apr 2004 18:04 WIB
Jakarta - Hari ini, Selasa (27/4/2004), Bursa Efek Surabaya (BES) mulai memperdagangkan Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) Futures dan Indeks Dow Jones Japan Titan 100. Untuk perdagangan awal ini, BES hanya menargetkan penjualan sebanyak 100-200 kontrak.Untuk perdagangan Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) Futures mencakup 30 saham yang tercatat di New York Stock Exchange (NYSE) maupun Nasdaq. Sedangkan perdagangan Indeks Dow Jones Japan Titan 100 meliputi 100 saham di Jepang yang mempunyai korelasi erat dengan Indeks Nikkei 225.Perdagangan indeks DJIA Futures dan indeks Titan memakai sistim marjin, dimana investor tidak perlu membayar penuh nilai kontrak yang dibeli tetapi cukup menyetor sejumlah dana sebagai marjin awal. Secara harian marjin tersebut akan dilakukan penyesuaian (marked to market) yang tergantung pada jumlah kontrak dan harga indeks di pasar.Menurut Direktur Perdagangan BES, Sugeng Rijadi, untuk perdagangan awal ini pihaknya hanya menargetkan penjualan indeks DJIA dan Titan hanya sebesar 100 sampai 200 kontrak. "Kita belum menargetkan terlalu banyak karena ini masih promosi awal," kata Rijadi di sela-sela peluncuran indeks DJIA dan Titan yang berlangsung di Assembly Hall, Plaza Bapindo, Jakarta, Selasa (27/04/2004).Ia juga menjelaskan, BES belum bisa menargetkan terlalu banyak dari perdagangan indeks DJIA dan Titan. Pasalnya, kontribusi perdagangan kedua indeks tersebut masih sangat kecil terhadap pendapatan BES. Namun demikian BES sendiri telah memasukkan perdagangan indeks DJIA dan Titan dalam rencana kerja anggaran tahunan (RKAT) tahun 2004 yang dibuat tahun lalu. Dalam RKAT 2004, BES memproyeksikan pendapatan sebesar Rp 23,32 milyar dengan laba bersih sebesar Rp 650 juta. Rijadi menambahkan, saat ini ada lima anggota bursa (AB) yang menjadi market maker yakni Sarijaya Permana Sekuritas, Pacific 2000, Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan Mega Capital Sekuritas. Selain lima market maker tersebut, sebanyak 16 AB lainnya juga akan aktif dalam perdagangan indeks DJIA dan Titan.Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) Herwidayatmo mengatakan, peraturan untuk perdagangan indeks DJIA dan Titan mengacu pada peraturan perdagangan derivatif di pasar modal. Ia juga berharap produk baru ini bisa disambut oleh investor sehingga akan menambah jumlah investor di pasar modal. Pada perdagangan hari ini, kontrak berjangka Indeks Dow Jones Industrial Average untuk kode DOWSX-0406 di sesi kedua dibuka di level 10.470 dan ditutup di posisi 10.445 atau turun 25 poin dengan volume transaksi mencapai 23 unit kontrak.Sedangkan perdagangan kontrak berjangka Indeks Dow Jones Japan Titans 100 untuk kode JPFSX-0406 turun 5 poin setelah dibuka di level 2.500 dan ditutup di level 2.495 dengan volume transaksi mencapai 37 unit kontrak. (ani/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads