"Perseroan akan mmenawarkan 1,24 miliar saham baru," ujar Corporate Secretary SULI, Hasnawiyah Kono dalam siaran persnya, Jumat (5/2/2010).
Harga pelaksanaan rights issue ditetapkan sebesar Rp 100 per saham dengan rasio HMETD ditetapkan 1:1 yang berarti setiap pemegang 1 saham lama akan mempunyai 1 HMETD untuk membeli 1 saham baru. RUPSLB atas rencana ini akan digelar pada 9 Maret 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kono, dengan diperolehnya dana rights issue, perseroan dapat segera meningkatkan kinerja operasionalnya guna memulihkan pangsa pasar SUMALINDO yang sempat menurun lantaran terkena imbas krisis tahun 2008.
"Perbaikan kierja keuangan akan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham," ujarnya.
SULI bergerak di bidang industry perkayuan dengan mengelola 2 Unit Usaha Utama yang terdiri dari manajemen pengelolaan hutan yaitu hutan alam seluas 840.000 ha dan hutan tanaman seluas 73.000 ha.
Produksi SULI berupa produk kayu lapis dan kayu lapis olahan dengan kapasitas 160.000 m3 dan 72.000 m3 pertahun serta produk MDF (Medium Density Fiberboard-papan serat berkerapatan sedang) dengan kapasitas 200.000 m3 per tahun.
(dro/qom)











































