Mengawali perdagangan, IHSG langsung bergerak cepat meluncur di bawah level 2.500. IHSG tercatat mengalami penurunan terburuk dibandingkan bursa-bursa Asia lainnya.
Pada perdagangan Senin (8/1/2010) sesi I, IHSG ditutup melemah hingga 60,749 poin (2,41%) ke level 2.458,227. Indeks LQ 45 juga melemah 13,453 poin (2,75%) ke level 475,129.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional pada sesi pagi ini juga sedang dilanda kelesuan, meski sebagian sudah ada yang positif.
- Indeks Hang Seng turun 41,11 poin (0,21%) ke level 19.623,97.
- Indeks Shanghai turun 12,44 poin (0,42%) ke level 2.926,97.
- Indeks Nikkei-225 turun 38,71 poin (0,38%) ke level 10.018,38.
- Indeks Straits Times naik tipis 8,96 poin (0,33%) ke level 2.692,52.
- Indeks Seoul melemah 10,74 poin (0,69%) ke level 1.556,38.
Perdagangan berjalan cukup moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 35.246 kali pada volume 1.919 juta lembar saham senilai Rp 1,884 triliun. Sebanyak 23 saham naik, 138 saham turun dan 42 saham stagnan.
Saham-saham paling yang mengalami penurunan harga antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.400 menjadi Rp 28.700, Astra International (ASII) turun Rp 1.050 menjadi Rp 33.300, United Tractor (UNTR) turun Rp 600 menjadi Rp 15.350, PTBA turun Rp 600 menjadi Rp 15.550, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 menjadi Rp 2.350, BRI (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 7.100.
Sedangkan saham-saham yang mengalami kenaikan harga antara lain, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 50 menjadi Rp 5.800, Cowell Development (COWL) naik Rp 5 menjadi Rp 375, Bank CIMB Niaga (BNGA) naik Rp 10 menjadi Rp 740.
(qom/qom)











































