Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Senin (8/2/2010), transaksi jual asing hari ini mencapai Rp 2,222 triliun, sedangkan aksi beli asing sebesar Rp 830,631 miliar.
Transaksi jual bersih asing (foreign net sell) hari ini mencapai Rp 1,391 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi kedua diduduki oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan net sell asing sebesar Rp 217,035 miliar. Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencatat net sell asing sebesar Rp 137,146 miliar.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat net sell sebesar Rp 126,221 miliar. Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat net sell asing Rp 124,601 miliar.
PT Astra International Tbk (ASII) mencatat net sell asing sebesar Rp 119,697 miliar. Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat net sell asing Rp 101,626 miliar.
Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dijual asing sebesar Rp 86,431 miliar, kemudian saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 47,046 miliar
PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) sebesar Rp 38,926 miliar. Saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) sebesar Rp 34,131 miliar. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 33,119 miliar.
Aksi jual ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk tajam pada perdagangan hari ini yang titik rendahnya di level 2.431,838, anjlok 87,138 poin (3,45%) dari penutupan kemarin di level 2.518,976.
Namun IHSG berhasil melakukan perlawanan beli dan ditutup di level 2.475,572, turun 43,404 poin (1,73%).
Selama 3 hari terakhir, termasuk hari ini, total aksi jual asing mencapai Rp 4,95 triliun dengan pembelian asing sebesar Rp 2,693 triliun. Net sell asing selama 3 hari terakhir mencapai Rp 2,257 triliun.
Aksi jual asing tersebut membuat IHSG terpuruk 128,977 poin (4,95%) selama 3 hari berturut-turut dibanding penutupan 3 Februari 2010 di level 2.604,549.
(dro/qom)











































