“Kemungkinan April atau Mei untuk yang dolar,” kata Direktur Keuangan PT Pertamina Persero, Ferederick ST Siahaan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/2/2010) malam.
Ferederick menyatakan, pihaknya juga telah menunjuk tiga bank asing untuk menjadi underwriter penerbitan obligasi yaitu Citibank, HSBC, Credit Suisse.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“60 persen dari belanja modal kita berasal dari eksternal seperti utang sindikasi dan obligasi,” tandasnya.
Ferederick menambahkan, setelah penerbitan obligasi global selesai, perseroan berencana untuk menerbitkan obligasi rupiah. “Yang rupiah ada rencana, tapi angkanya belum kita tentukan. Kita terbitkan setelah dolar,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ferederick juga mengusulkan agar prosentase setoran dividen tahun ini bisa diturunkan. Dana tersebut juga akan digunakan untuk mendukung investasi tahun ini.
“Setoran dividen kitakan 50 persen dari laba bersih, jadi kita minta turun,” kata dia tanpa menyebutkan besaran yang diinginkan.
(epi/ang)










































