Mengawali perdagangan, IHSG langsung meluncur jatuh hingga menyentuh level 2.439,910. Penurunan IHSG menjadi yang terburuk bila dibandingkan dengan sebagian besar bursa-bursa regional Asia yang sudah berada di teritori positif.
Pada perdagangan Selasa (9/2/2010) sesi I, IHSG ditutup turun 28,581 poin (1,15%) ke level 2.446,991. Indeks LQ 45 juga turun 6,402 poin (1,33%) ke level 472,763. Posisi IHSG ini membuat IHSG kembali berada di posisi terburuk sepanjang 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional pada sesi pagi ini juga sedang dilanda kelesuan, meski sebagian sudah ada yang positif.
- Indeks Hang Seng naik 35,30 poin (0,18%) ke level 19.586,19.
- Indeks Shanghai naik 4,58 poin (0,16%) ke level 2.939,75.
- Indeks Nikkei-225 turun 17,91 poin (0,18%) ke level 9.933,30.
- Indeks Straits Times naik 9,59 poin (0,36%) ke level 2.703,21.
- Indeks Seoul naik 5,43 poin (0,35%) ke level 1.558,16.
Perdagangan berjalan cukup moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 39.773 kali pada volume 2,144 miliar lembar saham senilai Rp 1,595 triliun. Sebanyak 45 saham naik, 122 saham turun dan 54 saham stagnan.
Saham-saham paling yang mengalami kenaikan harga antara lain : Goodyear (GDYR) naik Rp 500 ke Rp 11.500, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 13.150, Lonsum (LSIP) naik Rp 150 ke Rp 8.350, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 100 ke Rp 7.650, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 100 ke Rp 6.200.
Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan harga antara lain : Astra International (ASII) turun Rp 650 ke Rp 33.050, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 12.800, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 450 ke Rp 15.100, Telkom (TLKM) turun Rp 200 ke Rp 8.500, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 200 ke Rp 23.900, United Tractors (UNTR) turun Rp 200 ke Rp 15.150.
(dro/qom)











































