Demikian disampaikan dalam siaran pers Pefindo, Selasa (9/2/2010).
Menurut Pefindo, kesiapan Oto Multiartha untuk membayar jatuh tempo Obligasinya tahun 2007 yang didukung oleh ketersediaan kas dan setara kas pada 31 Desember 2009 sebesar Rp 1,214.7 miliar dan fasilitas kredit yang belum terpakai sebesar Rp 2.391 miliar, menjadi alasan penetapan kembali peringkat obligasi perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Pefindo juga memberikan peringkat A+ untuk obligasi III tahun 2009 seri A senilai Rp 200 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 14 Mei 2010.
Pefindo menilai, kesiapan perusahaan untuk melunasi kedua obligasi tersebut, didukung adanya fasilitas kredit dari beberapa bank yang belum digunakan sebesar Rp 3,2 triliun per tanggal 31 Desember 2009 . Ditambah penerimaan kas dari bisnis pembiayaan otomotif perusahaan. Posisi kas perusahaan tercatat Rp714 miliar sampai 31 Desember 2009.
Disamping itu, kedua obligasi tersebut dijamin oleh dua instanis finansial, Bank of Tokyo-Mitshubisi UFJ Ltd sebagai penjamin utama dan Japan Bank of International Cooperation sebagai penjamin kedua.
Â
(dro/dro)











































