Saham-saham langsung melemah setelah pidato Bernanke memberikan deskripsi yang paling detail tentang rencana bank sentral mengakhiri kebijakan stimulus fiskalnya.
Namun setelah melorot tajam, sebagian saham mulai pulih. Para pialang merasa reaksi awal sudah berlebihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun investor mendapatkan sentimen positif dari kabar Yunani akan segera mendapatkan kepastian soal penanganan utangnya. Harian Prancis, Le Monde menuliskan, Prancis dan Jerman akan menyampaikan rencana dalam pertemuan Uni Eropa untuk mencegah kebangkrutan Yunani.
"Saya kira kita akan melihat pelemahan yang lebih jauh, namun kabar keluar dari Yunani dan jangka panjang saya kira hal itu bisa menghilangkan awan yang sudah menaungi pasar beberapa hari terakhir," imbuh Alan.
Pada perdagangan Rabu (10/2/2010), indeks Dow Jones ditutup melemah 20,26 poin (0,20%) ke level 10.038,38. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah tipis 2,39 poin (0,22%) ke level 1.068,13 dan Nasdaq melemah 2 poin (0,14%) ke level 2.147,87.
Saham-saham sektor energi termasuk Chevron Corp merupakan salah satu penentu melemahnya indeks saham. Saham Chevron tercatat turun 0,8%.
Indeks saham bergerak sangat fluktuatif dari teritori positif ke negatif. Para pialang menilai salah satu penyebabnya adalah rendahnya volume. Di New York Stock Exchange transaksi hanya 1 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,18 miliar.
(qom/qom)











































