Akuisisi Elnusa, Saham Benakat Melejit 67,85%

Akuisisi Elnusa, Saham Benakat Melejit 67,85%

- detikFinance
Kamis, 11 Feb 2010 10:25 WIB
Jakarta - Harga saham perdana PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) langsung melejit hingga sempat menyentuh batas atas auto rejection di level Rp 235, naik Rp 95 (67,85%) dari harga perdananya di level Rp 140. Kenaikan tajam ini dipicu oleh tuntasnya akuisisi 37,5% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) oleh perseroan.

Saham BIPI dibuka langsung melejit Rp 35 ke level Rp 175. Harga saham BIPI terus menanjak cepat hingga akhirnya sempat menyentuh batas atas auto rejection di level Rp 253. Namun kubu penjual terus memberikan posisinya, sehingga harga saham BIPI mengalami pertarungan cukup keras di level tersebut.

Broker-broker yang menjadi pembeli utama saham BIPI hari ini mulai dari yang terbanyak, PT Philip Securities Indonesia (KK), PT Am Capital Indonesia (FS), PT eTrading Securities (YP), PT CIMB Securities Indonesia (YU) dan sebagainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan broker penjual adalah PT Ciptadana Securities (KI) sebagai yang terbanyak, PT Artha Securities Indonesia (SH), PT E-Capital Indonesia (PI), PTBrent Securities (HK) dan sebagainya.

Dorongan beli masih menguasai perdagangan saham BIPI. Sentimen positif dipicu oleh tuntasnya akuisisi 37,5% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) milik PT Tridaya Esta (TDE).

"Kesepakatan telah ditandatangani tadi pagi," ujar kata Komisaris Benakat Petroleum Energy Erry Firmansyah di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/2/2010).

BIPI membeli 37,5% saham ELSA tersebut di harga Rp 330 per saham. Total saham yang diambil alih sebanyak 2,71 miliar saham, sehingga total nilai akuisisinya sebesar Rp 894,3 miliar.

Menuryt Direktur Utama BIPI Arifin Wiguna, perseroan masih membahas apakah akuisisi tersebut akan didanai dari kas internal perseroan atau dengan menggunakan dana perolehan IPO.

"Masih kita bahas apakah pakai kas internal atau pakai dana IPO," ujarnya.

Menurutnya, akuisisi tersebut dilakukan mengingat bisnis ELSA terintegrasi dengan perseroan. Dengan akuisisi ini, BIPI berpotensi untuk mengembangkan perusahaan di bidang jasa minyak dan gas bumi.

 
(dro/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads