Pembukaan IHSG berada di level 2.483,639 dan langsung menguat ke level 2.501,345. Tak lama, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah ke zona negatif hingga sempat jatuh ke level 2.468,854.
Namun seiring dengan adanya aksi beli cukup besar pada saham-saham berkapitalisasi besar, IHSG pun terangkat kembali ke zona positif. Indeks saham tambang dan perkebunan memimpin kenaikan IHSG hari ini, yang diikuti oleh indeks saham sektor infrastruktur dan konsumsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Garis SMA5 (simple moving average 5 harian) telah memotong garis SMA20 dan SMA60 sejak beberapa hari yang lalu yang berarti harga-harga saham sudah tergolong undervalue. Namun tampaknya, IHSG belum mampu terangkat lebih tinggi lantaran penurunan volume transaksi sejak akhir pekan lalu.
Pada perdagangan hari ini, volume transaksi cukup tinggi seiring dengan perlawanan beli yang berhasil mendorong IHSG kembali menembus level 2.500. Peningkatan volume ini bisa menjadi sinyal tren kenaikan, jika tidak dipukul dengan tekanan jual pada perdagangan besok.
Pada perdagangan Kamis (11/2/2010), IHSG ditutup naik 24,313 poin (0,97%) ke level 2.507,751. Indeks LQ 45 naik 6,258 poin (1,29%) ke level 487,652.
Sementara nilai tukar rupiah justru melemah tipis ke level 9.375 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.360 per dolar AS.
Sementara bursa-bursa regional Asia seluruhnya mengalami kenaikan.
- Indeks Shanghai naik 3 poin (0,1%) ke level 2.985,50.
- Indeks Hang Seng naik 368,47 poin (1,85%) ke level 20.290,69.
- Indeks Nikkei-225 naik 31,09 poin (0,31%) ke level 9.963,99.
- Indeks Straits Times naik 15,55 poin (0,57%) ke level 2.749,94.
- Indeks Seoul naik 27,69 poin (1,76%) ke level 1.597,81.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan transaksi di seluruh pasar mencapai 89.909 kali pada volume 6,286 miliar lembar saham senilai Rp 2,988 triliun. Sebanyak 84 saham naik, 111 saham turun dan 71 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat harganya antara lain : Anker Bir (DLTA) naik Rp 2.000 ke Rp 72.000, Astra Agro (AALI) naik Rp 750 ke Rp 23.700, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 750 ke Rp 29.750, Kentucky Fried Chicken (FAST) naik Rp 500 ke Rp 6.000, Unilever (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 11.250, Lonsum (LSIP) naik Rp 300 ke Rp 8.650, Telkom (TLKM) naik Rp 200 ke Rp 8.750, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 ke Rp 15.550.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain : Matahari Dept Store (LPPF) turun Rp 375 ke Rp 2.625, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 23.950, Bayan Resources (BYAN) turun Rp 200 ke Rp 5.500, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 150 ke Rp 6.050, Goodyear (GDYR) turun Rp 100 ke Rp 12.500.
(dro/qom)











































