"Kita harap izin dikeluarkan secepatnya," kata Direktur Pengusahaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono sebelum mengikuti senam pagi di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (12/2/2010).
Menurut Bambang, pihaknya juga sudah melakukan pembicaraan dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa terkait penerbitan izin tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun hingga saat ini dampak dari penghentian produksi tersebut tidak begitu kelihatan, namun jika produksi tersebut berhenti dalam waktu lama maka akan berdampak pada pasokan batubara ke PLTUΒ milik PT
PLN (Persero).
"Tapi kalau dia lama berhenti pasokan dia ke PLN bagaimana? Dia juga kan punya kontrak ekspor dengan negara lain," tandasnya.
Seperti diketahui, ITMG telah menghentikan operasional tambang Jorong menyusul belum keluarnya izin pakai lahan tambang Jorong.
Jorong merupakan salah satu dari tambang utama perseroan yang sudah mendapat izin operasi. Pada tahun ini, tambang Jorong yang berlokasi di Kalimantan Selatan ini diharapkan menyumbang produksi batubara sebanyak 2 juta ton.
Selain di dalam negeri, Jorong merupakan pemasok batubara ke Thailand dan Filipina. Batubara dari tambang ini juga memasok kebutuhan batubara PLTU berkapasitas 210 MW di Mindanau, Filipina dengan kontrak selama 10 tahun.
(epi/qom)











































