Direktur Danareksa Belum Terima SK Pemberhentian

Direktur Danareksa Belum Terima SK Pemberhentian

- detikFinance
Jumat, 30 Apr 2004 13:51 WIB
Jakarta - Pelantikan direksi baru PT Danareksa Kamis (29/4/2004) kemarin batal. Pasalnya, dua orang direktur yang akan diganti yakni Effy Firmansyah dan Raden Pardede tidak hadir. Beredar rumor, kalau pembatalan pelantikan itu karena perselisihan antara direksi dan komisaris.Effy Firmansyah sendiri ketika dikonfirmasi perihal ketidakhadirannya mengaku dirinya tidak diberitahu mengenai rencana pelantikan dan serah terima jabatan direksi Danareksa. Padahal, ia mengaku kemarin seharian berada di kantor."Saya memang seharian kemarin di kantor dan tidak tahu sama sekali (ada pelantikan). Padahal saya juga sempat rapat dengan Pak Zas (Dirut Danareksa Zas Ureawan-red) sampai pukul 12.00 WIB, tapi tidak ada pemberitahaun," ujar Effy saat ditemui di kantor Danareksa, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (30/4/2004).Menurut Effy, hingga kini dirinya juga belum menerima SK pemberhentian. Ia mengaku tidak tahu alasan mengapa diberhentikan oleh pemegang saham. Effy sendiri baru dua tahun menjabat sebagai direktur dan seharusnya masa kerjanya berakhir tahun 2006.Namun demikian, ia mengakui dalam SK pengangkatan sebagai direktur Danareksa memang ada klausul yang menyebutkan walaupun masa jabatan direksi hingga 2006, namun sewaktu-waktu bisa dicopot oleh pemegang saham.Sementara itu, Direktur Danareksa Investment Management (DIM), Muhammad Hanif, berharap masalah di jajaran direksi Danareksa bisa cepat selesai sehingga aktivitas karyawan bisa normal kembali. "Saya kan juga karyawan. Saya tidak tahu apa-apa masalah itu. Saya sih inginnya semua selesai," tuturnya.Ia juga mengaku tidak mendengar adanya ancaman karyawan yang akan melakukan eksodus besar-besaran jika pelantikan direksi tetap dilakukan. Hal yang sama juga dikemukakan Effy Firmansyah. Sebelumnya memang beredar rumor kalau karyawan mengancam akan hengkang jika pelantikan direksi tetap dilaksanakan.Sementara itu, menurut sumber detikcom, pelantikan kemarin dibatalkan karena antara komisaris dan direksi tidak ada kesepakatan mengenai pergantian direksi. Pasalnya, komisaris mencium beberapa hal yang tidak beres dengan kinerja direksi, terutama masalah keuangan. (ani/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads