Mengawali perdagangan sesi I hari ini, IHSG langsung menerima tekanan jual dan sempat menyentuh level 2.516,988, turun 17,149 poin (0,67%) dari penutupan akhir pekan lalu di level 22.534,137.
Volume transaksi sangat tipis hanya sebanyak 145,34 juta saham dengan nilai transaksi hanya sebesar Rp 85,927 miliar. Sebanyak 14 saham naik, 58 saham turun dan 47 saham stagnan. Frekuensi transaksi juga sangat tipis hanya sebanyak 3.641 kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Â
"Pagi ini bursa regional Asia dibuka bervariasi dalam kisaran sempit. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed menguat pada kisaran 2516 - 2555 dengan potensi profi t taking dengan pertimbangan: tiga dari empat indikator teknikal bergerak naik, menguji candle 3 White Soldiers pada hari ini dan kenaikan IHSG kemarin disertai penurunan volume," demikian proyeksi broker PT Sucorinvest Gani.
Â
Bursa China, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Korea, Taiwan dan India masih libur Imlek. Hanya bursa Jepang, New Zealand dan Australia yang buka.
- Indeks Nikkei 225 turun 40,73 poin (0,40%) ke level 10.051,46.
- Indeks NZSE 50 turun 11,28 poin (0,37%) ke level 3.069,20.
- Indeks All Ordinaries turun 21 poin (0,46%) ke level 4.567,80.
Sementara nilai tukar rupiah bergerak stabil di level 9.335 per dolar AS, atau sama dengan posisi penutupan akhir pekan lalu.
(dro/qom)











































