Hal ini disampaikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar usai Rapat Kerja (Raker) dengan komisi VI, di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/2/2010).
"Ini atas permintaan Bank Mandiri. Kan dia punya saham 10% di Garuda," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada juga pertimbangan lain dari Garuda. Lihat dari makro ekonomi, momennya pas. Sama seperti BTN waktu itu, kan kondisinya bagus. Kita melihat itu. Sebenarnya waktu PT PP itu kurang bagus," tambahnya.
"Jadi itu (permintaan Bank Mandiri) bukan satu-satunya alasan, tapi salah satunya saja," ucapnya.
Lanjutnya, saat ini proses IPO Garuda masih dipersiapkan. Harapannya, tidak lagi tejadi penundaan kembali. "Mereka sudah sangat serius kok mempersiapkan ini," ujarnya.
(wep/dnl)











































