"Tahun ini kita akan menerbitkan obligasi US$ 300 juta," ungkap Direktur Utama BNGA Arwin Rasyid di kantornya, Graha Niaga, Jakarta, Selasa (16/2/2010).
Menurut Arwin, dana hasil obligasi akan digunakan untuk refinancing dua obligasi jatuh tempo senilai sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Arwin mengatakan, perseroan juga memiliki opsi menerbitkan 2 kali obligasi mengingat obligasi Lippo senilai US$ 200 juta baru akan jatuh tempo tahun depan.
"Kita ada opsi diterbitkan terpisah. Belum diputuskan pasti. Tapi kemungkinan diterbitkan sekalian senilai US$ 300 juta," ujarnya.
Selain itu, perseroan juga mengkaji kemungkinan meningkatkan nilai obligasi yang akan diterbitkan, jika diperlukan.
"Kalau kita ternyata membutuhkan modal tambahan, bisa kita naikkan nilainya. Tapi masih dibahas," jelas Arwin.
(dro/qom)











































