Mengawali perdagangan, IHSG langsung menanjak cepat hingga sempat menyentuh level 2.581,600. Sentimen positif bursa-bursa regional Asia setelah kenaikan tajam bursa Wallstreet memberikan angin segar bagi pergerakan IHSG hari ini.
Seperti biasa, saham-saham sektor pertambangan dan perkebunan menjadi penopang kenaikan IHSG hari ini. Aktivitas investor asing juga tampak sudah melakukan koleksi saham cukup besar dengan nilai transaksi beli bersih asing (foreign net buy) sekitar Rp 351 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh bursa-bursa regional Asia mencetak kenaikan tajam dengan rata-rata di atas 1%, kecuali bursa China dan Taiwan yang masih libur Imlek hingga akhir pekan.
- Indeks Hang Seng naik 359,03 poin (1,77%) ke level 20.627,72.
- Indeks Nikkei 225 naik 239,67 poin (2,39%) ke level 10.274,07.
- Indeks Bombay 30 naik 227,26 poin (1,4%) ke level 16.455,83.
- Indeks Strait Times naik 30,32 poin (1,1%) ke level 2.789,22.
- Indeks KOSPI naik 25,03 poin (1,56%) ke level 1.626,03.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 52.225 kali pada volume 2,604 miliar lembar saham senilai Rp 2,283 triliun. Sebanyak 86 saham naik, 51 saham turun dan 92 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Indo Tambang (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 31.400, Astra Agro (AALI) naik Rp 350 ke Rp 24.250, Astra International (ASII) naik Rp 250 ke Rp 35.950, Indocement (INTP) naik Rp 250 ke Rp 13.850, Lonsum (LSIP) naik Rp 150 ke Rp 8.700, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 100 ke Rp 16.300, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 75 ke Rp 2.400.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain SCTV (SCMA) turun Rp 70 ke Rp 750, Ace Hardware (ACES) turun Rp 60 ke Rp 1.370, Telkom (TLKM) turun Rp 50 ke Rp 8.750, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 50 ke Rp 7.800, Unilever (UNVR) turun Rp 50 ke Rp 11.400.
Β
(dro/qom)











































