Kelebihan Permintaan, Obligasi ASF Naik Jadi Rp 1,5 Triliun

Kelebihan Permintaan, Obligasi ASF Naik Jadi Rp 1,5 Triliun

- detikFinance
Jumat, 19 Feb 2010 11:05 WIB
Kelebihan Permintaan, Obligasi ASF Naik Jadi Rp 1,5 Triliun
Jakarta - PT Astra Sedaya Finance, salah satu anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) merevisi rencana penerbitan obligasi IX dari Rp 1 triliun meningkat menjadi Rp 1,5 triliun. Terjadi kelebihan permintaan (oversubsribe) atas penawaran obligasi tersebut sebanyak 1,5 kali.

Demikian disampaikan Corporate Secretary ASF Matilda Esther dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance di Jakarta Jumat (19/2/2010).

"Penerbitan obligasi yang akan digunakan sebagai modal kerja mendapat tanggapan yang positif dengan total permintaan mencapai 1,5 kali dari rencana penerbitan semula sebesar Rp 1 triliun," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, perseroan mengumumkan akan menerbitkan obligasi IX sebesar Rp 1 triliun, dengan tingkat bunga tetap. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 11 Maret 2010. Obligasi XI ini terdiri dari enam seri, mulai A sampai F, dengan tingkat bunga 8,47%-10,9%.

Rincian bunga atas keenam seri obligasi tersebut :

Seri A jangka waktu 370 hari dengan kupon 8.47 % p.a.
Seri B jangka waktu 24 bulan dengan kupon 9% p.a.
Seri C jangka waktu 30 bulan dengan kupon 10% p.a.
Seri D jangka waktu 36 bulan dengan kupon 10.4% p.a.
Seri E jangka waktu 42 bulan dengan kupon 10.75% p.a.
Seri F jangka waktu 48 bulan dengan kupon 10.9% p.a.

Jangka waktu obligasi antara 370 hari sampai 48 bulan. Tenor diberlakukan dengan melihat kebutuhan pendanaan perseroan, dan juga profil jatuh tempo dari piutang yang dikelola.

Bentindak sebagai penjamin emisi atas obligasi ini adalah PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT HSBC Securities Indonesia, dam PT CIMB Securities Indonesia.

Dalam menghadapi kondisi ekonomi yang cukup baik, tahun ini perseroan tetap akan mempertahankan komitmen untuk mendukung industri otomotif, melalui pembiayaan mobil bekas dan baru.

Periode book building dijadwalkan pada 3-16 Februari 2010. Pernyataan efektif Bapepam-LK diharapkan keluar pada 1 Maret 2010. Masa penawaran pada 3-5 Maret 2010. Penjatahan dan pembayaran pada 8 dan 9 Maret 2010. Distribusi obligasi pada 10 Maret 2010 dan pencatatan di BEI pada 11 Maret 2010.

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads