"Bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara perdagangan BEKS di seluruh pasar mulai perdagangan sesi II," ujar Pjs Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI, Andre PJ Toelle dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (19/2/2010).
Suspensi dibuka lantaran manajemen BEKS telah memberikan keterangan terkait masuknya perseroan dalam pengawasan intensif Bank Indonesia dan adanya rencana pembelian saham oleh investor strategis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengenai adanya calon investor, hal ini memang benar, namun untuk sementara belum dapat kami sampaikan sampai dengan ditandatanganinya SPA," ujar Presiden Direktur BEKS, Tonny Antonius.
Meskipun suspensi sudah dibuka, saham BEKS tetap nihil transaksi, seperti hari-hari biasanya. Saham BEKS memang tergolong saham tidur. Namun biasanya, isu negatif seperti yang didera BEKS akan membuat harga sahamnya jatuh seketika, bahkan untuk saham tidur.
Namun harga saham BEKS kini masih bertengger di level Rp 100 per saham, harga yang sama dengan posisi 12 Februari 2010, terakhir kali ditransaksikan. Saat ini, hanya ada satu posisi jual di harga Rp 120 per saham sebanyak 1 lot yang belum direspon oleh peminat.
Â
Â
(dro/qom)











































