Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Senin (22/2/2010), saham BEKS dibuka naik 3 poin ke level Rp 123 per saham. Transaksi saham BEKS mendadak aktif dengan permintaan beli lumayan tinggi untuk saham yang tergolong saham tidur ini.
Sebelum ditransaksikan hari ini, saham BEKS ditransaksikan terakhir pada perdagangan Jumat (19/2/2010), naik Rp 20 ke level Rp 120 dengan volume transaksi sebanyak 101 lot atau 50.500 lembar saja. Pada perdagangan 12 Feberuari 2010 juga terjadi transaksi sebanyak 50 lot (2.500 lembar) yang membuat harga saham naik Rp 5 poin ke Rp 100.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perdagangan hari ini, broker PT Sinarmas Sekuritas (DH) menjadi broker pembeli terbanyak, diikuti oleh PT Danareksa Sekuritas (OD), PT Panin Sekuritas (GR), PT OSK Nusadana Securities (DR) dan sebagainya. Broker PT Bumiputera Capital Indonesia (ZR) menjadi broker penjual teraktif diikuti oleh PT BNI Securities (NI), PT Indopremier Securities (PD) dan sebagainya.
Saat ini transaksi saham BEKS agak melambat lantaran terjadinya lompatan harga antara posisi beli tertinggi di level Rp 138 per saham, sedangkan posisi jual terendah di level Rp 140 per saham. Baik pihak pembeli maupun pihak penjual saling menunggu siapa yang mau mengubah posisinya.
Keluarga Widjaja, pengendali BEKS menyetujui penjualan 79,26% saham miliknya senilai Rp 150 per saham. Total nilai akuisisi mencapai Rp 101,507 miliar.
Harga tersebut premium atau lebih tinggi 25% dari harga saham BEKS di pasar reguler pada penutupan perdagangan Jumat lalu di level Rp 120 per saham.
Saat ini komposisi kepemilikan saham BEKS terdiri atas Lunardi Widjaja sebanyak 432.500.000 saham (50,66%), Lusiana Widjaja sebanyak 123.750.000 saham (14,49%), Irawati Widjaja 40.600.000 saham (4,76%), Sinthyawati Widjaja 40.600.000 saham (4,76%), Setiawan Widjaja 39.265.000 saham (4,6%).Β Sisanya sebanyak 177.035.000 saham (20,74%) milik publik.
Total kepemilikan keluarga Widjaja sebanyak 676.715.000 saham atau setara dengan 79,26% dari total jumlah saham BEKS sebanyak 853.750.000 saham.
Itu berarti, nilai akuisisi 79,26% saham BEKS oleh PT Recapital Advisors sebesar Rp 101,507 miliar. Akuisisi ini akan menyebabkan terjadinya perubahan pemegang saham pengendali, sehingga mewajibkan Recapital melakukan tender offer.
Dengan asumsi harga tender offer dipatok pada level Rp 150 per saham, maka dana yang harus disiapkan Recapital untuk tender offer sebesar Rp 26,555 miliar. Total dana akuisisi berikut tender offer mencapai Rp 128,062 miliar.
(dro/qom)











































