IHSG dibuka naik ke level 2.554,779 dan langsung melesat hingga sempat menyentuh level 2.574,969. Rupanya laju kenaikan IHSG tak bertahan lama. Penguatan saham-saham sektor pertambangan diiringi dengan kenaikan saham-saham sektor perkebunan belum mampu mengangkat IHSG lebih tinggi.
Koreksi cukup dalam pada saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 150 (1,74%) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 100 (1,32%) menahan laju kenaikan IHSG. Dua saham berkapitalisasi sangat besar ini menguasai sekitar 15% pangsa pasar lantai bursa, sehingga koreksi cukup dalam pada dua saham ini akan membuat laju IHSG tertahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku pasar masih khawatir dengan perkembangan ekonomi global. Dari sisi domestik, faktor pemicunya adalah menunggu keputusan Pansus (panitia khusus) Century awal bulan depan, juga adanya kenaikan inflasi jangka pendek. Kalau saya menganggap, pelaku masih masih akan strong sell dalam beberapa waktu ke depan," kata analis Valbury Nico Omer Jonckheere saat dihubungi detikFinance, Senin (22/2/2010).
Pada perdagangan Senin (22/2/2010) sesi I, IHSG ditutup naik tipis 9,115 poin (0,35%) ke level 2.563,491. Indeks LQ 45 juga naik 2,102 poin (0,42%) ke level 499,925.
Sebagian besar bursa-bursa regional Asia naik tajam rata-rata di atas 1-2%, kecuali bursa China yang mengalami koreksi tipis.
- Indeks Shanghai turun 2,44 poin (0,08%) ke level 3.015,70.
- Indeks Hang Seng naik 518,99 poin (2,61%) ke level 20.413,01.
- Indeks Nikkei 225 naik 265,98 poin (2,63%) ke level 10.389,56.
- Indeks Strait Times naik 11,72 poin (0,43%) ke level 2.768,86.
- Indeks KOSPI naik 31,74 poin (1,99%) ke level 1.625,64.
- Indeks Taiwan naik 133,63 poin (1,8%) ke level 7.575,47.
- Indeks Bombay naik 184,74 poin (1,14%) ke level 16.376,34.
Perdagangan berjalan tidak begitu ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 31.621 kali pada volume 1,399 miliar lembar saham senilai Rp 1,077 triliun. Sebanyak 94 saham naik, 59 saham turun dan 67 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.250 ke Rp 31.250, Astra International (ASII) naik Rp 250 ke Rp 36.400, Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 24.400, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 ke Rp 16.100, Lonsum (LSIP) naik Rp 100 ke Rp 8.850, Sampoerna Agro (SGRO) naik Rp 75 ke Rp 2.825.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 8.450, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 150 ke Rp 13.100, BRI (BBRI) turun Rp 100 ke Rp 7.450, Adira (ADMF) turun Rp 50 ke Rp 7.750, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 50 ke Rp 7.600.
(dro/qom)











































