IHSG dibuka langsung melorot tajam ke level 2.555,470, anjlok 28 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.583,651. Hampir semua saham-saham unggulan berkapitalisasi besar mengalami koreksi cukup besar di awal perdagangan.
Namun aksi beli cukup masif berhasil membuat koreksi tajam IHSG menipis, meskipun belum mampu mengangkat IHSG ke zona positif. Pergerakan IHSG sepanjang pekan ini sangat fluktuatif. Di awal perdagangan, IHSG selalu mengalami koreksi cukup dalam, lalu ditutup dengan koreksi tipis atau naik menembus zona hijau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam negeri, pelaku pasar diperkirakan masih menanti hasil akhir penyelidikan Pansus Bank Century pada 2 Maret 2010.
Pada perdagangan Rabu (24/2/2010), IHSG ditutup turun 4,235 poin (0,17%) ke level 2.579,416. Indeks LQ 45 juga turun tipis 1,153 poin (0,23%) ke level 502,390.
Sementara rupiah ditutup melemah cukup tajam ke level 9.340 per dolar dibandingkan penutupan kemarin di level 9.295 per dolar AS.
Bursa-bursa regional Asia juga mengalami tekanan jual, kecuali bursa Shanghai yang masih berada di teritori positif.
- Indeks Shanghai naik 39,6 poin (1,33%) ke level 3.022,18.
- Indeks Hang Seng turun 155,26 poin (0,75%) ke level 20.467,74.
- Indeks Nikkei 225 turun 153,27 poin (1,48%) ke level 10.198,83.
- Indeks Strait Times turun 19,46 poin (0,7%) ke level 2.763,09.
- Indeks KOSPI turun 16,07 poin (0,99%) ke level 1.612,83.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 91.139 kali pada volume 4,932 miliar lembar saham senilai Rp 3,090 triliun. Sebanyak 70 saham naik, 119 saham turun dan 66 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.000 ke Rp 25.600, Adira Finance (ADMF) naik Rp 150 ke Rp 8.00, Bhakti Investama (BHIT) naik Rp 120 ke Rp 620, Unilever (UNVR) naik Rp 100 ke Rp 11.500, BCA (BBCA) naik Rp 100 ke Rp 5.050.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 10.500, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 31.350, Malindo (MAIN) turun Rp 230 ke Rp 900, Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 24.500, United Tractors (UNTR) turun Rp 150 ke Rp 17.150, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 ke Rp 15.950.
Β
(dro/qom)











































