Asing Jual Saham Rp 500 Miliar, IHSG Ambles 32 Poin

Asing Jual Saham Rp 500 Miliar, IHSG Ambles 32 Poin

- detikFinance
Kamis, 25 Feb 2010 12:07 WIB
Asing Jual Saham Rp 500 Miliar, IHSG Ambles 32 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 32 poin pada perdagangan sesi I hari ini. Aksi jual asing sebesar Rp 516,696 miliar memukul jatuh IHSG cukup dalam di antara bursa-bursa regional Asia.

Mengawali perdagangan, IHSG sempat naik ke level 2.583,159. Namun tak lama, tekanan jual mendominasi perdagangan dan memukul jatuh IHSG hingga sempat menyentuh level 2.540,212, anjlok 39 poin dari penutupan perdagangan kemarin di level 2.579,416.

Seluruh indeks saham-saham sektoral nyemplung ke teritori negatif, dipimpin oleh koreksi saham-saham perkebunan, pertambangan, misc-industry kemudian infrastruktur dan konsumsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koreksi cukup dalam terjadi hampir pada semua saham-saham berkapitalisasi besar, kecuali saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang masih berada di zona hijau. Kinerja ITMG yang mencatat kenaikan laba 40% lebih di 2009 berhasil mengangkat harga sahamnya.

Sedangkan saham-saham raksasa seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan sebagainya jatuh cukup dalam pada perdagangan sesi I ini.

Sebagai catatan, kelimanya menguasai 30% lebih dari kapitalisasi IHSG, sehingga koreksi cukup dalam pada saham-saham ini akan membuat IHSG terpuruk.

Aktivitas investor asing yang didominasi tekanan jual menjadi pemicu utamanya. Transaksi jual bersih asing (foreign net sell) pada sesi I hari ini mencapai Rp 516,696 miliar.

Pada perdagangan Kamis (25/2/2010) sesi I, IHSG ditutup anjlok 36,702 poin (1,43%) ke level 2.542,714. Indeks LQ 45 juga turun 7,808 poin (1,56%) ke level 494,582.

Bursa-bursa regional Asia juga mengalami tekanan jual, kecuali bursa Shanghai yang masih berada di teritori positif.

  • Indeks Shanghai naik 31,36 poin (1,04%) ke level 3.053,54.
  • Indeks Hang Seng turun 155,91 poin (0,76%) ke level 20.311,83.
  • Indeks Nikkei 225 turun 102,55 poin (1,01%) ke level 10.096,28.
  • Indeks Strait Times turun 17,12 poin (0,62%) ke level 2.745,02.
  • Indeks KOSPI turun 27,41 poin (1,7%) ke level 1.585,42.


Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 34.863 kali pada volume 1,755 miliar lembar saham senilai Rp 1,756 triliun. Sebanyak 32 saham naik, 131 saham turun dan 64 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 25.900, XL Axiata (EXCL) naik Rp 175 ke Rp 3.025, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 100 ke Rp 31.450, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 100 ke Rp 6.400, Barito Pacific (BRPT) naik Rp 20 ke Rp 1.230.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 900 ke Rp 35.900, Astra Agro (AALI) turun Rp 500 ke Rp 24.000, Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 10.000, United Tractors (UNTR) turun Rp 200 ke Rp 16.950, Indocement (INTP) turun Rp 200 ke Rp 13.450, Lonsum (LSIP) turun Rp 200 ke Rp 8.850, Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 8.300, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 ke Rp 15.800.

 

 
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads