Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Kamis (25/2/2010), Amantara tercatat melakukan crossing sebanyak 2 kali antara investor lokal (D) sebagai pihak pembeli dan investor asing (F) pada pihak penjual.
Transaksi dilakukan pada pukul 11.21.31 waktu JATS dan 11.23.52 waktu JATS. Total jumlah saham yang dipindahtangankan sebanyak 340 ribu lot atau sebanyak 170 juta saham. Jumlah tersebut setara dengan 4,78% dari total jumlah saham PLIN sebanyak 3.550.000.000 saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui siapa investor asing yang melepas dan investor lokal yang membeli 4,78% saham PLIN tersebut.
Saat ini komposisi pemegang saham PLIN adalah
- PT Global Land Development Tbk (KPIG) 24,65%.
- PT Paraga Artamida 17,62%.
- UBS AG Singapore 14,4%.
- RBS Coutts Bank Ltd Singapore 9,27%.
- UOB Kay Hian Private Ltd 6,67%.
- Merril Lynch, Pierce, Fenner and Smith 6,65%.
Global Land merupakan perusahaan terafiliasi milik Hary Tanoesoedibjo. Corporate Secretary Global Land Daniel Yuwono ketika dikonfirmasi mengaku bukan menjadi pihak yang membeli 4,78% tersebut.
"Global Land belum ada rencana tambah saham di Plaza Indonesia. Bukan kami yang membeli," ujar Daniel.
Sedangkan juru bicara grup Sinar Mas Gandhi Sulistyanto juga menyatakan bukan menjadi pihak yang membeli 4,78% saham PLIN tersebut. Sebagai catatan, Sinar Mas menguasai 17,62% saham PLIN melalui Paraga Artamida.
Β
Β
(dro/qom)











































