Selama beberapa pekan terakhir, saham-saham Bakrie 7 memang cenderung melempem lantaran adanya perseteruan politik skandal Bank Century ditambah adanya wacana seputar kasus pajak.
Saking kurang diminatinya, Bakrie 7 yang biasanya menguasai nilai transaksi lebih dari 50% transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI), sempat merosot tajam dibawah 10%. Namun kini, seiring dengan hampir tuntasnya skandal bail out Bank Century, investor asing mulai kembali masuk ke lantai bursa dan memburu saham-saham Bakrie 7.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat Rp 150 (6,89%) ke level Rp 2.325 dengan volume transaksi sebanyak 529.761 lot dan nilai transaksi Rp 599,715 miliar. Saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) menguat Rp 5 (2,27%) ke level Rp 225 dengan volume 303.398 lot dan nilai transaksi Rp 33,259 miliar.
Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menguat Rp 2 (2,66%) ke level Rp 77 dengan volume 807.677 lot dan nilai transaksi Rp 30,797 miliar. Saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menguat Rp 25 (5,05%) ke level Rp 520 dengan volume 111.396 lot senilai Rp 28,116 miliar. Saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) naik Rp 4 (2,87%) ke Rp 143 dengan volume 261.097 lot senilai Rp 18,365 miliar.
Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menguat Rp 3 (1,92%) ke Rp 159 dengan volume 194.698 lot senilai Rp 15,461 miliar. Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menguat Rp 2 (1,88%) ke Rp 108 dengan volume 192.916 lot senilai Rp 10.393 miliar.
Total volume transaksi Bakrie 7 hari ini mencapai 2,4 juta lot atau setara dengan 38,13% dari total volume transaksi di BEI sebanyak 6,295 juta lot. Sebagai catatan, volume transaksi 6 saham grup Bakrie menduduki 6 peringkat teratas hari ini, kecuali UNSP yang berada di peringkat 12.
Total nilai transaksi Bakrie 7 hari ini sebesar Rp 736,106 miliar atau setara dengan 22,76% dari total nilai transaksi di BEI yang sebesar Rp 3,233 triliun. Transaksi saham BUMI menduduki peringkat teratas, belum terkalahkan hingga saat ini.
Penguatan saham-saham Bakrie 7 memberikan angin segar bagi IHSG. Selama beberapa hari terakhir, IHSG memang bergerak sideways seiring dengan sepinya transaksi saham-saham Bakrie 7. Maklum, saham-saham Bakrie 7 masih menjadi pemicu pergerakan IHSG.
IHSG hari ini ditutup melesat 21,917 poin (0,85%) ke level 2.576,591.
Â
Â
(dro/qom)











































