Mengawali perdagangan, IHSG dibuka melemah tipis 0,020 poin ke level 2.567,069. IHSG sempat melorot jauh dengan titik terendah pada 2.558,402.
Namun IHSG selanjutnya berbalik hijau oleh penguatan saham-saham komoditas. IHSG bahkan menutup sesi I di teritori positif. Namun memasuki sesi II, IHSG terus didera pelemahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis ke level 9.275 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.285 per dolar AS.
Bursa-bursa regional hari ini mayoritas bergerak melemah:
- Indeks Shanghai melemah 73,63 poin (2,38%) ke level 3.023,37.
- Indeks Hang Seng melemah 301,01 poin (1,44%) ke level 20.575,78.
- Indeks Nikkei-225 melemah 107,42 poin (1,05%) ke level 10.145,72.
- Indeks Straits Times melemah 15,89 poin (0,57%) ke level 2.766
- Indeks Seoul melemah 4,24 poin (0,26%) ke level 1.618,20.
Perdagangan di lantai bursa Indonesia tidak terlalu ramai dengan frekuensi di seluruh pasar mencapai 79.466 kali pada volume 3.221 juta lembar saham senilai Rp 3,63 triliun. Sebanyak 70 saham naik, 75 saham turun dan 86 saham stagnan.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengalahkan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebagai saham paling aktif diperdagangkan. Saham BRI tercatat turun Rp 150 dengan nilai transaksi Rp 369,2 miliar. Sementara BUMI naik Rp 25 dengan nilai transaksi Rp 362 miliar.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya antara lain Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 450 menjadi Rp 32.050, International Nickel (INCO) naik Rp 100 menjadi Rp 4.025, BCA (BBCA) naik Rp 125 menjadi Rp 4.950, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 2.150.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 36.050, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.250, United Tractor (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 16.800, PTBA turun Rp 250 menjadi Rp 15.500.
(qom/qom)











































