Demikian dikatakan Direktur Utama Pegadaian Chandra Purnama usai penandatanganan pemberian fasilitas pinjaman oleh BNI di Gedung BNI, Jakarta, Kamis (04/03/2010).
"Kita berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 2 triliun. Rencananya di semester II tahun ini, namun sebelumnya harus ada persetujuan dari Kementerian BUMN terlebih dahulu," ujar Chandra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menerbitkan obligasi, Pegadaian juga berencana mendapatkan pembiayaan dari perbankan. Karena untuk mendukung ekspansi bisnis, Pegadaian membutuhkan pendanaan sebesar Rp 7,5 triliun.
"Setelah BNI kali ini sebesar Rp 3 triliun totalnya, kita juga akan mengusahakan pembiayan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp 1 triliun dan Bank Mandiri sebesar Rp 1 triliun," jelasnya.
(dru/dnl)










































