Bunga Obligasi BTN Pakai Acuan SUN FR001 Ditambah 75-150 Bps

Bunga Obligasi BTN Pakai Acuan SUN FR001 Ditambah 75-150 Bps

- detikFinance
Senin, 08 Mar 2010 21:13 WIB
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan meluncurkan obligasi pada pekan kedua bulan Mei 2010. Kupon obligasi senilai Rp 2 triliun tersebut mengacu pada yield Surat Utang Negara (SUN) seri FR001 ditambah spread 75 bps-150 bps.

Demikian dikatakan oleh Direktur Treasury BTN Saut Pardede usai jumpa Pers Paparan Kinerja BTN di Kantor Pusat BTN, Harmoni, Jakarta, Senin (08/03/2010).

"Obligasi sudah mulai jalan, standing agreement akan dilakukan pada minggu ini dan diharapkan pada minggu kedua bulan Mei 2010. Untuk kuponnya menggunakan acuan FR001 ditambah spread sebesar 75 bps sampai 150 bps," ujar Saut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saut mengatakan, hasil dari penjualan obligasi itu seluruhnya akan digunakan untuk membiayai sektor perumahan yang merupakan bisnis inti BTN.

"Penerbitan obligasi tersebut sesuai dengan rencana kerja perseroan tahun 2010 yang sudah mendapat izin dan persetujuan RUPS. Obligasi ini juga merupakan tindak lanjut dari business plan BTN," paparnya.

Saut menjelaskan bertindak sebagai underwriter dalam penerbitan obligasi Bank BTN ini adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, dan PT Indo Premier Securities. Sementara sebagai wali amanat dan notaris masing-masing adalah PT Bank Mega Tbk dan Sutjipto, SH,M.Kn.

Obligasi yang akan diterbitkan oleh Bank BTN merupakan obligasi ke XIV. Bank BTN selama ini cukup berhasil menerbitkan obligasi senior hingga 13 kali sejak tahun 1989 dan obligasi subordinasi pada tahun 2004. Seluruh obligasi yang ditawarkan oleh Bank BTN di pasar selalu kelebihan permintaan atau oversubscribed.

Total obligasi yang telah diterbitkan oleh Bank BTN mencapai Rp 6,35 triliun. Sementara yang masih berada di pasar atau outstanding sebesar Rp 3,25 triliun. Selebihnya telah jatuh tempo dan sudah dilunasi oleh perseroan.

BTN optimistis Obligasi Bank BTN XIV yang akan ditawarkan bakal terserap di pasar seperti halnya obligasi-obligasi sebelumnya.

"Kami optimis bahwa pasar akan menyerapnya karena obligasi Bank BTN memiliki pasar tersendiri," tegas Saut.

(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads